TribunManado/

Konflik Qatar Belum Pengaruhi Ekspor Sulut

Konflik yang terjadi antara Qatar dan negara di Timur Tengah belum memengaruhi ekspor Sulawesi Utara (Sulut) ke negara tersebut.

Konflik Qatar Belum Pengaruhi Ekspor Sulut
Qatar dikucilkan oleh tiga negara Teluk Arab dan Mesir.(Al Jazeera) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Konflik yang terjadi antara Qatar dan negara di Timur Tengah belum memengaruhi ekspor Sulawesi Utara  (Sulut) ke negara tersebut.

"Sampai saat ini ekspor ke negara Timur Tengah belum ada gangguan," ujar Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut, Darwin Muksin, Minggu (11/6/2017).

Muksin menambahkan meskipun konflik tersebut masih berlangsung, namun ekspor yang dilakukan masih tetap berjalan. Hal ini karena ekspor yang dilakukan adalah bahan makanan. Negara yang menjadi pasar ekspor antara lain Arab Saudi, Suriah, Uni Emirat Arab, Yaman serta Turki.

Ekspor yang dilakukan seperti pada April 2017, telah dilakukan pengiriman tepung kelapa ke Uni Emirat Arab sebanyak 52 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 96.342 dolar AS.

"Tepung kelapa merupakan komoditas  turunan  kelapa yang merupakan produk unggulan ekspor Sulut," katanya.

Saat ini pihaknya terus berusaha mencari pasar baru ke negara-negara lain agar ekspor di Sulut meningkat setiap bulannya.

Terpisah, Badan Pusat Stastik (BPS) Sulut Moh Edi Mahmud mengungkapkan nilai ekspor Sulawesi Utara bulan April 2017 sebesa 91,29 juta dolar AS, jumlah tersebut meningkat 17,16
persen dibanding bulan Maret 2017 yang sebesar 77,92 juta dolar AS.

Sedangkan dibandingkan April 2016 (Y on Y) nilai ekspor Sulut mengalami penurunan sebesar 13,05 persen atau turun dari 104,99 juta dolar AS menjadi 91,29 juta dolar AS.

Penulis: Herviansyah
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help