Pengguna Alat Kontrasepsi Implan Meningkat di Bolsel, Ternyata Ini Keunggulannya

Sesuai data tercatat pengguna sebanyak 2.082 orang akseptor pada 2015 dan sebanyak 2.425 orang pada 2016.

Pengguna Alat Kontrasepsi Implan Meningkat di Bolsel, Ternyata Ini Keunggulannya
net
Implan

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Jumlah penggunat alat kontrasepsi implan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Sosial dan KB Bolsel Nelly Kasiaradja mengatakatan, sesuai data tercatat pengguna sebanyak 2.082 orang akseptor pada 2015 dan sebanyak 2.425 orang pada 2016.

"Itu berarti ada ketambahan sekitar 343 orang ibu," katanya , Minggu (4/6/2017).

Dia menjelaskan implan memiliki beberapa keunggulan sehingga sering menjadi pilihan akseptor. Diantaranya, kontrasepsi implan berfungsi selama 3 tahun, tidak menginterupsi hubungan seks, tidak berbasis estrogen, tidak perlu diminum setiap hari, aman digunakan ketika menyusui.

Katanya, kesuburan wanita dapat kembali normal, setelah implan dicabut. Implan juga memiliki proteksi terhadap kanker kandungan dan dapat mengurangi periode nyeri saat digunakan dalam waktu yang lama.

"Jadi pengguna implan dapat beraktivitas dengan normal," katanya.

Kepala Bidang KB, Dinas Sosial Selpiana Dewali mengatakan, implan berbentuk tube fleksibel sepanjang 40 milimeter yang dimasukan dibawah kulit lengan atas.

Implan tersebut berfungsi menghentikan pelepasan sel telur dari indung telur dengan cara melepaskan hormon progesteron secara perlahan ke dalam tubuh.

"Ini adalah proses penghambatan terjadinya kehamilan, dimana rahim akan sulit menerima telur yang dibuahi," katanya.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved