TribunManado/

Ini Etika Para Penjual Durian

Durian memang buah yang terbilang berbeda dibanding buah lainnya.durian dapat dibawa pulang ke rumah atau justru makan langsung di tempat pedagang ber

Ini Etika Para Penjual Durian
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Durian memang buah yang terbilang berbeda dibanding buah lainnya.

Tak seperti buah-buahan lain yang lebih banyak dibeli untuk dibawa pulang ke rumah, durian dapat dibawa pulang ke rumah atau justru makan langsung di tempat pedagang berjualan durian.

"Makan di sini apa dibawa pulang?" adalah kalimat yang sering dilontarkan kepada pembeli buah durian. Tetapi sebelum menyebutkan hal tersebut sebenarnya pedagang durian punya etika tak tertulis yang mirip di seluruh pedagang durian di Indonesia.

Salah satu etika tersebut adalah memberi konsumen durian terbaik.

"Biasa kita bukakan dulu sedikit durian, congkel dengan pisau kasih pembeli coba. Kalau suka kita buka semuanya. Kalau tak suka kita cari terus sampai pembelinya suka," kata penjual durian di Kalibata, Jakarta Selatan, Diroh, Kamis (13/4/2017).

Menurut Diroh, pembeli sebenarnya memiliki hak untuk mendapatkandurian paling manis dan sesuai selera dari penjual. Setelah pembeli setuju dengan durian yang telah dicoba, maka tawar menawar harga akan dilakukan.
 

Penjual durian di Indonesia memiliki dua cara menghitung harga durianyakni lewat bobot durian, atau dihitung satuan (per butir). Di SentraDurian Kalibata, misalnya, durian dihitung berdasarkan jenis duriantersebut.

Durian montong umumnya dihitung per kilogram, sedangkan durianjenis lain dihitung per butir. Oleh karena itu ada baiknya bertanya terlebih dahulu cara menghitung harga durian pada penjual

Selanjutnya etika lain para pedagang jualan saat makan di tempat adalah dengan membelah buah durian, agar mudah disantap oleh para konsumen.

Di daerah Sumatera, pedagang durian umumnya juga memberikan teko air untuk cuci tangan, baskom, tisu, dan air putih. Hal tersebut adalah pelayanan lebih yang diberikan oleh pedagang durian kepada konsumen.

Meski telah menawar harga durian di awal, sebelum menyantap durianpembeli akan membayar harga durian setelah selesai memakan buahdurian.

Di beberapa lokasi seperti di Riau, Medan, Pontianak, tak terkecuali Jakarta, lokasi penjual buah durian menjadi pilihan untuk berkumpul bersama teman-teman atau keluarga.

Berita ini sudah tayang di www.Kompas.com dengan judul: Sebaiknya Anda Tahu, Ini Etika Para Penjual Durian!

Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help