TribunManado/

Hadiri Parade Pancasila di Manado, Megawati Ingin Sejarah Pancasila Masuk Kurikulum Pendidikan

Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri menghadiri parade Pancasila yang digelar di Kota Manado Provinsi Sulut, pada Sabtu (3/6/2017)

Hadiri Parade Pancasila di Manado, Megawati Ingin Sejarah Pancasila Masuk Kurikulum Pendidikan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan pidato politiknya saat perayaan HUT PDI Perjuangan ke-44 di JCC, Jakarta, Selasa (10/1/2017). HUT PDI Perjuangan ke-44 kali ini mengambil tema 'PDI Perjuangan Rumah Kebangsaan Untuk Indonesia Raya'. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri menghadiri parade Pancasila yang digelar di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara, pada Sabtu (3/6/2017).

"Secara khusus, saya minta kepada Presiden Joko Widodo. Pasca ditetapkannya 1 Juni hari lahirnya pancasila dan libur nasional. Di bidang pendidikan, namannya sejarah lahirnya pancasila harus dimasukkan kembali ke kurikulum pendidikan," kata Megawati dihadapan puluhan ribuan peserta parade.

Katanya, pancasila dan bhineka tunggal ika membuat bangsa Indonesia menjadi kesatuan seperti magnet. Dia meminta perkuat kebhinekaan untuk memberi tahu pihak yang ingin membelokkan sejarah bangsa karena ketidaktahuan menimbulkan perdebatan.

Pancasila dijadikan sebagai konstitusi negara dan aturan negara harus ditaati bangsa. "Tanpa pancasila, kita tidak akan memiliki bangsa dan negara Indonesia," tegasnya.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan mengungkapkan masih terngiang dalam ingatannya, ada pihak yang ingin mengganti dasar negara tersebut.

"Banyak orang yang tidak mengetahui sejarah bangsanya sendiri, lupa perjalanan bangsanya sendiri terutama anak-anak generasi muda," ungkapnya.

Olly Dondokambey Gubernur Sulut menegaskan lahirnya Pancasila terus akan dikumandangkan karena Pancasila bagian tak terpisahkan dengan apa yang dihadapi saat ini.

"Nilai dan makna yang terkandung dalam Pancasila harus dikumandangkan terus oleh generasi muda ke depan agar terhindar dari hal-hal yang menggerogoti arti dari pancasila itu sendiri," ungkapnya.

Dia mendukung lahirnya pancasila masuk dalam kurikulum disetiap tingkatan baik Paud, TK, SD, SMP dan SMA.

"Berikan pengetahuan kepada generasi muda mengenai lahirnya dan dicetuskannya Pancasila oleh Bung Karno, supaya generasi muda tahu bahwa Pancasila bingkai pemersatu berbagai suka agama dan ras di Indonesia," ungkapnya.

Dalam kunjungannya ke Manado, Megawati melakukan acara buka puasa dan membagikan takjil kepada seribu anak yatim di lapangan Kelurahan Katang Baru Manado.

"Ibu Megawati sangat terkesan dengan kerukunan di sini," kata Olly.

Hadirnya Megawati sebagai bukti kecitaan putri Bung Karno tersebut kepada Sulawesi Utara. Katanya, safari ramadan merupakan upaya mempertahankan kebersamaan dan kekeluargaan antar sesama umat beragama di Sulut.

"Pertama, tahun 2016 chrismast festival, Imlek dan festival ramadan ikut melibatkan para pemuka agama dan mendapatkan perhatian khusus dari presiden RI ke-5," ungkap Olly.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help