TribunManado/

Kejutan Ulang Tahun Berakhir Pilu, Siswa SMK ini Alami Kebutaan Setelah Dilempar Telur

"Pas kerasa banget mah dua hari setelah kena telur. Perih, susah melek. Terus pas lima hari, mata kerasa panas,"

Kejutan Ulang Tahun Berakhir Pilu, Siswa SMK ini Alami Kebutaan Setelah Dilempar Telur
KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi Bempah
Muhammad Yusuf Permana (19) mengalami kebutaan di mata bagian kirinya setelah terkena lemparan telur saat dirinya mendapat kejutan di hari ulang tahunnya, Januari 2017 lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOGOR - Kejutan hari ulang tahun berakhir pilu. Itulah dialami, Muhammad Yusuf Permana (19) warga Kampung Leuwi Jambe, Desa Kadumangu, Kabupaten Bogor ini mengalami kebutaan setelah matanya terkena lemparan telur dari teman-temannya, pada Januari lalu.

Kondisi mata Yusuf bagian kirinya sekarang tak mampu melihat normal kembali pasca-peristiwa itu. Dokter pun menyarankan untuk segera dilakukan operasi cangkok mata.

Yusuf menuturkan, pada saat kejadian, teman-temannya melemparkan telur ke arahnya. Salah satu telur dilempar tepat mengenai mata kirinya. Saat itu juga, Yusuf langsung merasakan gelap.

Dua hari setelah kejadian itu, Yusuf mengalami perih di bagian mata kirinya dan lima hari kemudian, mata kirinya mengeluarkan nanah hingga matanya tidak bisa terbuka.

"Pas kerasa banget mah dua hari setelah kena telur. Perih, susah melek. Terus pas lima hari, mata kerasa panas. Tadinya yang masih bisa melek jadi rapet. Kata dokter, gara-gara bakteri dari telur yang kena mata," ungkap Yusuf belum lama ini.

Pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) As Shoheh, Citeureup, Kabupaten Bogor ini, kemudian berobat ditemani bibi dan kakak perempuannya.

Awalnya, Yusuf berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong. Namun, karena pihak RSUD Cibinong tak mampu menangani kondisinya, maka dirujuklah Yusuf ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta.

Di sana, Yusuf mendapat perawatan cukup baik oleh pihak rumah sakit. Ia menjalani pemeriksaan rutin untuk mengecek kondisi mata kirinya selama kurang lebih dua bulan.

Meski begitu, kata Yusuf, jika ingin dioperasi, dirinya harus dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena dinilai lebih memiliki alat-alat yang lengkap.

"Kalau mau operasi dirujuk ke Rumah Sakit Cipto, karena di RS Harapan Bunda nggak ada alat-alat (operasi) mata," katanya.

Ia menuturkan, sejauh ini, dirinya belum tahu kapan harus menjalani operasi cangkok mata. Sambungnya, pihak RS Cipto Mangunkusumo masih menunggu persediaan atau stok dari bank mata.

"Saya siap-siap aja operasi, tapi kan namanya operasi takut gagal juga. Kata dokter, operasi cangkok mata intinya keberuntungan. Ada yang cocok, ada yang nggak. Apalagi sempat dikasih liat foto-fotonya kalau gagal (operasi). Ini juga masih di pikir-pikir dulu," ucapnya.

Yusuf berharap, agar kondisinya bisa kembali normal walau ia tahu tak semudah membalikkan telapak tangan untuk menyembuhkan mata kirinya. Dia pun ingin operasi matanya nanti bisa berjalan dengan lancar.

"Intinya, nunggu matanya tenang dulu. Kalau dibilang sembuh, ya sembuhnya segini. Ini agak putih kan. Pertama putih banget ketutup nanah, mas. Ibaratnya, kalau di tangan ini luka boroklah gitu," tutur dia. 

Artikel ini sudah ditayangkan Kompas.com dengan judul : Kisah Yusuf, Siswa SMK yang Buta Setelah Dilempar Telur Saat Ulang Tahun

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help