TribunManado/

Mahasiswa FISIP Unsrat Belajar Hukum di Komisi Yudisial Sulawesi Utara

Mereka antusias mencari tahu soal sistem hukum di Indonesia dengan cara menggelar diskusi persoalan hukum

Mahasiswa FISIP Unsrat Belajar Hukum di Komisi Yudisial Sulawesi Utara
Istimewa
Diskusi hukum mahasiswa FISIP Unsrat bersama praktisi hukum Maximus Watung dan personel Komisi Yudisial Sulut, Kamis (18/5). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemahaman sistem hukum di Indonesia, sangat penting bagi masyarakat termasuk kaum muda. Hal itulah yang dilakukan sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Mereka  antusias mencari tahu soal sistem hukum di Indonesia dengan cara menggelar diskusi persoalan hukum dengan pemateri praktisi hukum di Manado, Maximus Watung SH serta Asisten Penghubung Komisi Yudisial Manado, masing-masing Welli Mataliutan SH, Mercy Umboh SH dan Hellen Andries.

Kegiatan tersebut digelar di Kantor Penghubung Komisi Yudisial Sulut dengan tema "Peningkatan Kapasitas Jejaring Dalam Memahami Sistem Peradilan di Indonesia", Kamis (18/5).

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, apalagi kami bukan orang hukum. Kami pun akhirnya mengerti sistem hukum di Indonesia," kata Kobies Kalempuw, satu diantara mahasiswa Fisip yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dia mengaku telah mendapatkan ilmu yang tak pernah diajarkan dibangku kuliah. Apalagi, lewat kegiatan ini, dapat memahami sejarah sistem peradilan hingga fungsi lembaga peradilan. "Awalnya penafsiran kami berbeda. Kini kami sudah paham," ucapnya.

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help