TribunManado/
Home »

Video

Kasus Chat WhatsApp Berkonten Pornografi, Rizieq Shihab Panggil Tim Pengacaranya ke Arab Saudi

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab memanggil tim advokasi membahas persoalan hukumnya di Jeddah, Arab Saudi.

Kasus Chat WhatsApp Berkonten Pornografi, Rizieq Shihab Panggil Tim Pengacaranya ke Arab Saudi
KOMPAS.com/PUTRA PRIMA
Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab menunjukkan tesisnya sebelum diperiksa oleh penyidik Polda Jawa Barat, Senin (13//2/2017). 

Sugito menjelaskan, jika hukum di Indonesia belum tegak, Rizieq tidak akan pulang ke Indonesia untuk penuhi panggilan polisi.

"Sebelum hukum tegak untuk adil kepada semuanya, tidak tegak untuk kepentingan kekuasaan, habib (Rizieq) mempertimbangkan untuk tidak akan pulang dulu ke Indonesia," ujar Sugito dikutip Kompas.com.

"Habib bisa saja belum pulang sampai Jokowi tidak lagi jadi Presiden," imbuhnya.

Menurut Sugito, kasus ini digulirkan polisi lantaran ada pihak yang kecewa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dipenjara karena kasus penodaan agama.

"Saya menduga kalau orang ini yang kecewa terhadap kekalahan Ahok. Pertama ini Presiden Jokowi, PDI-P, dan Megawati," katanya.

Sugito mengklaim, ada pihak yang takut dengan kekuatan Rizieq.

Sebab, kata dia, Rizieq mampu mengumpulkan massa seperti saat aksi 411 atau 212 beberapa waktu yang lalu.

"Saya duga ini bahaya kalau 2019, Habib (Rizieq) tidak masuk (penjara), Habib masih punya kekuasan untuk melakukan mobilisasi (massa)," kata dia.

Karena itu, lanjut Sugito, Rizieq akan menghadapi situasi seperti ini dengan menyiapkan langkah strategis.

"Kalau kami pasang badan pulang ke Indonesia untuk dipermalukan tanpa bisa dibuktikan, Habib enggak maulah," ujarnya. (*)

Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help