TribunManado/

Kante Pemain Terbaik Liga Inggris, Dia Hebat, Tapi Tetap Rendah Hati

Kante menerima trofi dalam acara penganugerahan yang berlangsung di London, Kamis (18/5/2017) atau Jumat WIB.

Kante Pemain Terbaik Liga Inggris, Dia Hebat, Tapi Tetap Rendah Hati
NET
Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gelandang andalan Chelsea, N'Golo Kante, memilih untuk merendah setelah meraih gelar Pesepak Bola Terbaik 2017 versi Asosiasi Jurnalis Sepak Bola Inggris (FWA).

Kante menerima trofi dalam acara penganugerahan yang berlangsung di London, Kamis (18/5/2017) atau Jumat WIB.

Penghargaan dari FWA adalah yang kedua bagi Kante pada musim 2016-2017.

 Sebelumnya, pemain berusia 26 tahun itu menggondol trofi Pemain Terbaik Premier League dari Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA).

Meski sukses menyabet dua gelar individual prestisius dalam waktu singkat, Kante merasa dirinya bukan pemain terhebat di Negeri Ratu Elizabeth II.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya adalah yang terbaik. Akan tetapi, penghargaan ini spesial," tutur Kante dilansir Mirror.

"Kesuksesan yang diraih tim bukan hanya karena saya. Saya berutang banyak kepada rekan-rekan setim karena kami mencapai banyak hal bersama-sama pada musim ini. Kami pun masih berpeluang menjuarai Piala FA," ucap pilar timnas Prancis itu.

Bukan kali ini saja Kante merendah. Saat Chelsea bercokol di puncak klasemen pada pertengahan musim, ia pernah mengatakan bahwa dirinya bukan gelandang terbaik.

"Saya menjadi juara bersama Leicester City pada musim lalu dan sekarang berada di puncak klasemen bersama Chelsea. Inilah alasan orang-orang menyebut nama saya, tetapi sebenarnya tidak demikian. Saya hanya berada di dua tim yang bagus," demikian kata Kante.

Kante memang menjadi komponen penting di balik kesuksesan Chelseamenjuarai Premier League atau Liga Inggris musim ini.

Sebanyak 34 kali menjadi starter dari 34 penampilan, sang gelandang berkontribusi sembilan assist.

Titel Premier League musim ini adalah yang kedua untuk Kante setelah juara bersama Leicester musim lalu.

Editor: Ribut_Raharja
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help