TribunManado/

Bayi Tujuh Bulan Meninggal Diserang Muntaber

Penyakit muntaber menyerang sejumlah warga di Kecamatan Pasan, Minahasa Tenggara. Tak pandang bulu.

Bayi Tujuh Bulan Meninggal Diserang Muntaber
Shutterstock
Ilustrasi virus 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Penyakit muntaber menyerang sejumlah warga di Kecamatan Pasan, Minahasa Tenggara. Tak pandang bulu, anak kecil sampai orang dewasa mendapat penyakit yang disebabkan virus pada usus tersebut.

Bahkan satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit ini.
Adalah Ovelin Pandelaki, bayi berusia tujuh bulan, anak dari keluarga Pandelaki-Uguy menjadi korban hingga meninggal dunia.

Bayi itu menjadi satu-satunya korban yang meninggal di Kecamatan Pasan akibat penyakit muntaber.
Keluarga pun merasa sangat kehilangan bayi yang mungil dan lucu tersebut. "Kami keluarga sangat terpukul saat tahu ade Ovelin sudah meninggal," kata Tiara Pandelaki, kakak korban.

Menurut Tiara, adiknya mulai sakit sejak tanggal 11 Mei. "Lalu dibawa ke Puskesmas tanggal 14 Mei, rujuk ke RS Noongan tanggal 15 Mei," ujar dia.

Keadaan adiknya yang kian memburuk membuat pihak medis dari RS Noongan meminta agar adiknya dirujuk ke RSUP Prof Kandou Malalayang. "Dan pada tanggal 18 Mei dirujuk ke Malalayang, namun Tuhan berkehendak lain. Tadi sekitar pukul 12.00 (Wita) ade Ovelin meninggal dunia," ujar dia.

Theonardo Assa, tetangga korban mengatakan, bahwa bayi tersebut sedang lucu-lucunya. "Iya usia baru tujuh bulan, masih lucu-lucunya. Saya sering lihat tetangga lain main sama ade Ovelin," katanya.

Dia juga mengatakan, bahwa memang benar di Kecamatan Pasan sedang marak penyakit muntaber. "Anak saya juga kemarin sempat kena, bahkan orang dewasa juga ada," ujarnya. *

KRONOLOGI
* Ovelin mulai sakit sejak tanggal 11 Mei
* Lalu dibawa ke Puskesmas tanggal 14 Mei
* Dia dirujuk ke RS Noongan tanggal 15 Mei
* Keadaan adiknya yang kian memburuk membuat pihak medis dari RS Noongan meminta agar adiknya dirujuk ke RSUP Prof Kandou Malalayang
* Dan pada tanggal 18 Mei dirujuk ke Malalayang, namun Tuhan berkehendak lain
* Jumat (19/5) pukul 12.00 (Wita) ade Ovelin meninggal dunia

Penulis: Valdy Suak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help