TribunManado/

Bank-bank Kecil Berburu Dana Segar di Pasar Modal

Sejumlah bank kecil yang masuk BUKU I tengah mencari dana segar melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD)

Bank-bank Kecil Berburu Dana Segar di Pasar Modal
images.kontan.co.id
Ilustrasi IHSG 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sejumlah bank kecil yang masuk BUKU I tengah mencari dana segar melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dan non HMETD alias private placement. Kebutuhan suntikan modal untuk ekspansi kredit maupun dan demi naik kelas menjadi bank BUKU II.

Direktur PT Bank Harda Internasional Tbk Barlian Halim mengatakan, pihaknya akan melakukan private placement sebesar Rp 50 miliar di semester I dan akan melaksanakan rights issue senilai Rp 100 miliar di semester II nanti. "Total modal Bank Harda akan mencapai Rp 497 miliar di akhir tahun 2017," kata Barlian, Rabu (17/5).

Bank berkode saham BBHI ini memiliki total modal Rp 397,42 miliar per kuartal I-2017. Perinciannya, modal inti Rp 385,30 miliar dan modal pelengkap Rp 12,12 miliar. Sedangkan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) sebesar 23,68% di kuartal I-2017.

Bank Harda berambisi naik kelas menjadi bank BUKU II di tahun 2018 dengan modal inti minimal Rp 1 triliun. Barlian menambahkan, pihaknya akan meningkatkan modal melalui komitmen suntikan modal dari pemegang saham utama yakni PT Hakimputra Perkasan dan memupuk laba ditahan di tahun ini dan tahun depan.

Saat ini, belum ada pembicaraan dengan calon investor yang ingin menyuntikkan modal melalui pembelian saham Bank Harda. Kendati demikian, Barlian bilang, bank BUKU I banyak dilirik untuk diakuisisi investor.

Serupa, Sekretaris Korporasi PT Bank Artos Indonesia Tbk Deddy Triyana menuturkan, pihaknya juga sedang mengkaji rencana penambahan modal melalui anorganik. "Kami berencana melakukan rights issue pertama kali di tahun 2018," ujar Deddy.

Cuma, belum ada target dana yang pasti dalam rights issue tersebut. Yang terang, bank berkode saham ARTO ini akan menjaga rasio CAR minimal 15% hingga 20%.

Pada kuartal I-2017, Bank Artos memiliki CAR sebesar 22,78% dengan total modal Rp 151,14 miliar. Modal tersebut mampu memenuhi pertumbuhan penyaluran kredit 20% per tahun.(ktn)

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help