TribunManado/

AJI Manado Deklarasikan Serikat Pekerja Lintas Media Sulawesi Utara

Puluhan jurnalis yang bernaung di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, mendeklarasikan berdirinya Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Sulut.

AJI Manado Deklarasikan Serikat Pekerja Lintas Media Sulawesi Utara
DEKLARASI SPLM - Fransiskus Marcelino Talokon, Ketua Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Sulut membacakan deklarasi pembentukan SPLM Sulawesi Utara di Disnakertrans Sulut, Kamis (18/5). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Puluhan jurnalis yang bernaung di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, mendeklarasikan berdirinya Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM)Sulawesi Utara di Aula Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut,Kamis (18/5) pagi.

Deklarasi yang diawali dengan diskusi bertema Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Pekerja Media menghadirkan narasumber dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Pengurus AJI Indonesia.

Ketua Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Cabang Sulawesi Utara, Fransiskus Talokon mengatakan, SPLM ini, bisa menjadi wadah dalam memperjuangkan kesejahteraan bagi para pekerja media khususnya yang berada di Sulawesi Utara.

Dikatakannya, dunia jurnalis merupakan profesi dan pekerjaan yang berat karena waktu kerja yang berbeda dibanding profesi pada umumnya. Selain itu, jurnalis memiliki resiko dalam menjalankan tugasnya karena terkait fungsinya mengawal demokrasi dan kontrol sosial.

"Dengan adanya SPLM, pekerja media akan lebih paham tentang Undang-Undang Ketenagakerjaan sehingga mendapat perlakuan yang baik dari perusahaan media tempat mereka bekerja," ujar jurnalis Harian Metro ini.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Lucky Taju mengatakan, berdirinya SPLM di Sulawesi Utara akan semakin membantu Pemerintah Sulawesi Utara untuk dapat mengatasi persoalan pekerja. Khususnya para pekerja media baik kersejahteraan gaji maupun jaminan kesehatannya.

Lanjut Taju, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut sangat terbuka apabila ada keluhan-keluhan terkait pekerja media yang diperlakukan tidak adil baik terkait gaji, maupun jaminan asuransi kesehatan dan ketenagakerjaanya.

Sementara itu Kabid Pemasaran BPJS Kesehatan Tondano, Meisria Kaparang mengatakan,banyak para pekerja di media yang secara sukarela mendaftarkan diri sebagai peserta secara sendiri, karena pemberi kerja belum mendaftarkan sebagai peserta jaminan kesehatan pada mereka

"BPJS Kesehatan sudah melakukan MoU atau kerjasama dengan Kejaksaan agar mendorong perusahaan nakal yang tidak mendaftarkan pekerjanya dan peserta kesehatan dijamin bukan cuma pekerjanya tapi sudah termasuk oleh keluarganya," katanya.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Manado, Asri Basir menyampaikan, selama ini baru sedikit media di Sulawesi Utara yang mengikutsertakan karyawannya sebagai peserta Jaminan Sosial Nasional yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan. "Padahal sudah menjadi keharusan untuk masuk dalam jaminan ketenagakerjaan," kata Basri.
Sedangkan Joni Aswira, Bidang Ketenagakerjaan AJI Indonesia memaparkan, serikat pekerja itu diatur dalam Undang - Undang nomor 21 tahun 2000. Karena SPLM Sulut sifatnya lintas media, maka bisa membantu para jurnalis yang bekerja di perusahaan media untuk mendapatkan hak kesejahteraan.

Kata Aswira, Serikat Pekerja Lkintas Media ini akan menjadi kendaraan negosiasi untuk perusahaan media yang dikatakan tidak patuh sehingga bisa membuat efek jera. "Dan khusus koresponden atau pun kontributor adalah persoalan yang perdebatan yang tidak habis dibahas sampai saat ini," ujar Aswira.

Ketua AJI Manado, Yoseph Ikanubun menyebutkan, serikat pekerja sangat penting karena menjadi wadah untuk memperjuangkan, membela, serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarga.

"Ada berbagai masalah yang kerap muncul antara perusahaan media dan pekerja, di antaranya hubungan kerja yang tidak jelas, upah di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP), serta risiko dari pekerjaan yang tidak mendapat tanggungan dari perusahaan, itu yang nantinya kami coba perjuangkan," katanya. Ikanubun berharap, kehadiran SPLM yang merupakan 'organisasi sayap' AJI Manado mampu menjadi gerbong pekerja media menuju kepada tujuan jurnalis sejahtera, profesional dan beretika.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help