TribunManado/

Unicef: 6 Juta Anak Jadi Korban Perang Rusia

Badan dana anak-anak PBB, UNICEF memperkirakan enam juta anak terkena dampak perang enam tahun Suriah.

Unicef: 6 Juta Anak Jadi Korban Perang Rusia
AFP
PROTES - Anak-anak mengangkat poster bergambar bocah korban serangan gas sarin dalam demo menentang perang di Khan Sheikhun, Provinsi Idlib, Suriah, Jumat (7/4). Sedikitnya 86 orang--termasuk 30 anak-anak--tewas akibat serangan kimia yang diduga dilancarkan tentara pemerintah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Turki telah membuka kompleks besar yang ditujukan untuk menampung dan mendidik anak-anak yatim piatu korban perang Suriah.

Kompleks yang disebut 'Kota Yatim' ini terletak di kota Reyhanli, di Turki tenggara, akan menampung 990 anak yatim, tempat yang disebutkan media Turki nyaman dengan suasana rumah.

Anak-anak ini akan ditempat di 55 vila dengan empat sekolah, satu masjid, tempat olahraga dan tempat bermain.
Kompleks besar ini dibangun dalam waktu kurang dari dua tahun sebagai proyek kerja sama pemerintah Turki dan dua kelompok pemberi bantuan.

Badan dana anak-anak PBB, UNICEF memperkirakan enam juta anak terkena dampak perang enam tahun Suriah.
Lebih dari 2,3 juta orang menyelamatkan diri dan terdaftar sebagai pengungsi.
Anak-anak trauma akibat perang

Turki saat ini menampung lebih dari 800.000 anak Suriah dalam usia sekolah, sekitar 60% di antaranya terdaftar di sekolah untuk tahun akademi baru ini.

Kini dibangun dengan bantuan Yayasan IHH Humanitarian Relief Foundation dan Sheikh Thani bin Abdullah Foundation for Humanitarian Services (RAF) dari Qatar.

Dalam situsnya disebutkan tujuan mereka adalah untuk merehabilitasi anak yatim piatu Suriah "yang memiliki masalah psikologis dan trauma akibat perang", khususnya anak-anak jalaan.

Rumah dua tingkat akan menampung 18 anak dengan seorang penjaga. Mereka akan ditempatkan di dua sekolah dasar dan dua sekolah menengah yang dibangun di dalam kompleks.

Sekitar 5.000 anak lain yang tidak tinggal di 'Kota Yatim' ini dilaporkan tetap dapat mengikuti fasilitas di kompleks ini

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help