TribunManado/

Tahun ini, 11 Pria Boltim Ikut Vaksetomi

Peserta vaksetomi tahun ini sebanyak 11 orang yakni Desa Tutuyan Dua berjumlah tiga orang, Tutuyan tiga ada dua orang dan Buyat sebanyak tujuh orang.

Tahun ini, 11 Pria Boltim Ikut Vaksetomi
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tak memiliki dokter untuk melakukan vaksetomi bagi pria.

Plt Kepala dinas Saida Potabuga mengatakan pelaksanaan vaksetomi masih tergantung pada dokter di provinsi. Dokter yang dilatih pun belum siap melakukan operasi kecil tersebut.

"Memang untuk vasektomi, tenaga dokter yang kurang sedangkan pasien sudah ada 11 orang," ujar  Saida Kamis (18/5/2017).

Dia menambahkan, pria yang melakukan vasektomi harus berkonsultasi dengan istri. Usia peserta vaksetomi pun minimal 30 tahun.

Peserta vaksetomi tahun ini sebanyak 11 orang yakni Desa Tutuyan Dua berjumlah tiga orang, Tutuyan tiga ada dua orang dan Buyat sebanyak tujuh orang. Peserta tahun lalu sebanyak 39 orang.

Katanya, ada juga alat kontrasepsi untuk perempuan berupa pil, suntik dan implan. Pengguna pil enam ribu orang, suntik lima ribuan dand implan tiga ribu.

Hadija Mamonto (43)  warga Desa Tutuyan mengatakan, program pemerintah dua anak cukup dengan memberikan KB gratis sangat membantu masyarakat.

"Dulunya ada peribahasa banyak anak banyak rejeki. Tetapi kalau menurut saya, zaman ini sudah tidak berlaku lagi" ujarnya.

Baginya, cukup memiliki dua anak sehingga mampu disekolahkan. "Saya hari ini ingin memasang implan untuk tiga tahun," ujar dia.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help