TribunManado/

43 Pegawai Balai Karantina Pertanian Dites Urine

Badan Narkotika Nasional Provinsi(BNNP) Sulut lakukan pemeriksaan urine pegawai balai karantina pertanian

43 Pegawai Balai Karantina Pertanian Dites Urine
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado Ir Junaidi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -Balai karantina pertanian kelas I Manado menggelar temu koordinasi eksternal bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulut sekaligus pemeriksaan urine para pegawai, pada Kamis (18/5/2017).

Kepala balai karantina pertanian kelas I Manado Ir Junaidi mengatakan, narkoba bukan saja persoalan nasional tapi internasional.

"Kami sebagai instansi vertikal, sudah tugas dan fungsi mencegah masuk dan keluar barang terlarang dari pintu masuk melalui bandara, pelabuhan, perbatasan atau terminal," ucapnya.

Selain itu, mencegah tersebarnya hama dan penyakit atau media lain yang menjadi media penyebaran melalui pertanian.

Dia mengungkapkan petugas balai karantina pertanian sebanyak  43 orang. "Kegiatan ini juga sesuai instruksi kementerian agar dilakukan sosialisasi dan tes urin," tambahnya.

Kegiatan tes urin sudah menjadi agenda tahunan dalam tiga tahun terakhir. "Informasi ini sangat berharga guna memerangi narkoba dan punya kepedulian terhadap semua masyarakat," ungkapnya.

Kepala BNN Sulut Brigjen Charles H Ngili menjelaskan pihaknya responsif dalam menghadapi narkoba. Indonesia menjadi target bandar narkoba karena faktor demografi.

"Berbagai cara telah dilakukan untuk memasarkan narkoba dari mereka. Kita juga tidak boleh kalah dan wajib berpikir selangkah di depan," katanya.

Ngili menambahkan, semua pengguna narkoba dan sejenisnya akan mengalami kerusakan otak permanen yang tak bisa disembuhkan. Jika organ lain masih bisa diganti atau dicangkok, tapi otak tidak bisa diperbaiki.

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help