TribunManado/

Sekda Minta Harga Sewa Lapak di Pasar Kawangkoan Diturunkan

Sejumlah pedagang di Pasar Kawangkoan mengeluhkan mahalnya biaya sewa lapak yang ditawarkan untuk berjualan.

Sekda Minta Harga Sewa Lapak di Pasar Kawangkoan Diturunkan
tribun manado
Kondisi Pasar Kawangkoan setelah direhabilitasi, Selasa (16/5/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Sejumlah pedagang di Pasar Kawangkoan mengeluhkan mahalnya biaya sewa lapak yang ditawarkan untuk berjualan.

Mereka adalah penjual yang dulunya menempati lapak di dalam pasar. Saat pasar direhabilitasi, mereka diberikan tempat sementara. Ketika pasar sudah jadi, mereka tidak kebagian tempat.

Mengantisipasi banyak pedagang yang belum kebagian tempat, Pemkab Minahasa kemudian mengizinkan pihak ketiga membangun lapak darurat yang bisa digunakan pedagang.

Namun masalah muncul saat pedagang diminta uang Rp 11,6 juta untuk menempati lapak tersebut. Sontak membuat pedagang kaget dan keberatan.

"Harganya itu untuk setahun, bukannya kami tidak setuju tapi harganya terlalu tinggi, apalagi itu statusnya lapak darurat bisa sekali-sekali dibongkar oleh pemerintah," kata Sofyan Lamusu, seorang pedagang.

Kata dia, jika harganya Rp 3 juta masih bisa disanggupi oleh pedagang. Apalagi ukurannya sekitar 3 meter kali 3 meter saja, selain itu kondisinya bukan lapak tertutup tapi lapak terbuka.

Padahal mereka sudah puluhan tahun berdagang di pasar tersebut. "Saya sekitar 40 tahun sudah berdagang, tapi saat pasar sudah selesai dikerjakan kami justru tidak dapat lapak," ujar dia.

Sofyan dan pedagang lain kini berharap agar harga yang diberikan bisa lebih ringan dari yang ditetapkan oleh pengembang. "Sekarang kami masih berjualan di pasar sementara yang dibuat untuk kami saat pembangunan pasar, karena belum dapat tempat, kami khawatir jika nanti saat belum dapat tempat sudah ada penertiban kami akan ke mana," ujarnya.

Jeffry Korengkeng, Sekda Minahasa mengatakan, akan meminta kepada pengembang agar tidak memberikan harga tinggi yang akan memberatkan para pedagang.

"Saya sudah telepon agar harganya diturunkan, supaya tidak memberatkan para pedagang," jelasnya. Ia juga mengatakan, tidak akan menggusur lokasi pasar sebelum para pedagang ini mendapatkan tempat di Pasar Kawangkoan. *

STORY HIGHLIGHTS
* Masalah muncul saat pedagang diminta uang Rp 11,6 juta untuk menempati lapak tersebut
* Jika harganya Rp 3 juta masih bisa disanggupi oleh pedagang untuk lapak ukurannya sekitar 3 meter kali 3 meter

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help