TribunManado/

Makan Siangnya 'Ditemani' Ratusan Kecoak, Kapong: Saya Merasa Jijik Tapi Saya Lapar

Thailand memang terkenal dengan makanan jalanan yang luar biasa dan bisa dinikmati orang di pinggir jalan.

Makan Siangnya 'Ditemani' Ratusan Kecoak, Kapong: Saya Merasa Jijik Tapi Saya Lapar
COCONUTS/KOLASE TRIBUN MANADO

TRIBUNMANADO.CO.ID - Thailand memang terkenal dengan makanan jalanan yang luar biasa dan bisa dinikmati orang di pinggir jalan.

Namun wanita Thailand ini mengalami sesuatu yang diluar dugaan ketika dia menikmati makan siangnya di salah satu kios di Pasar Phanat Nikhom Chonburi pada hari Minggu.

Kapong Pang menceritakan pengalamannya memakan mie disertai ratusan kecoak yang memanjat ke dinding di sampingnya.

Menurut Coconuts, wanita ini mengambil beberapa foto menjijikan dan menyeramkan ini kemudian mengunggahnya ke media sosial.

Kecoak
Kecoak (Coconuts)

Foto-foto tersebut kemudian menjadi viral karena kecoak adalah mimpi buruk bagi banyak orang.

Meskipun ada sejumlah serangga mengerikan yang mengelilinginya, dia menyelesaikan makanannya dengan santai.

"Ini adalah pengalaman bersantap paling luar biasa dalam hidup saya. Maaf untuk menggunakan kata-kata kotor, sementara saya sedang makan mie lezat, sepasukan kecoa, tikus, dan kelabang merangkak keluar dari saluran pembuangan. Saya merasa jijik, tapi saya lapar. Saya terus makan! Siapa peduli, saya makan sambil menonton kecoak di dinding," terangnya.

Kecoa di dinding
Kecoa di dinding (Coconuts)

Pengguna memuji 'keberanian' dia untuk duduk santai dan terus makan.

"Saya jujur pasti telah kehilangan nafsu makanku," tulis seorang netizen.

Saat foto itu menjadi virus, Kapong mengatakan bahwa dia tidak bermaksud menghancurkan reputasi pedagang kaki lima, karena serangga yang keluar bukanlah hasil dari kebersihan kios.

Mie
Mie (Coconut)

Sebaliknya ini disebabkan karena hujan lebat baru-baru ini yang turun memaksa 'penjahat' menyeramkan ini keluar dari tempat persembunyiannya. (worldofbuzz)

Penulis: Rine_Araro
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help