TribunManado/

MSM: PHK 6 Karyawan Sudah Sesuai Aturan

PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) tidak akan sembarang mengambil tindakan.

MSM: PHK 6 Karyawan Sudah Sesuai Aturan
net
Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) tidak akan sembarang mengambil tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan, tanpa alasan yang sudah melalui pertimbangan matang seperti yang dilakukan terhadap enam karyawan MSM baru baru ini.

Demikian ditegaskan Public Relation PT MSM dan PT TTN, Hery `Inyo' Rumondor. Menurutnya, keputusan pemutusan hubungan kerja terhadap keenam karyawan bukan semata-mata karena melakukan pemogokan, namun pelanggaran terhadap Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tahun 2015-2017, antara manajemen dan perwakilan karyawan (SPSI).

"Jadi, kesepakatan yang tertuang dalam perjanjian kerja bersama yang sudah disepakati itu yang dilangkahi mereka. Padahal, inikan dibuat bersama, dan mereka tahu itu," ujar Rumondor.
Dijelaskan, pelanggaran yang dilakukan adalah PKB MSM dan TTN tahun 2015-2017 pasal 51 ayat 5 tentang PHK, dimana karyawan melakukan pelanggaran berat, dan pasal 59 ayat 2, tentang PHK tanpa peringatan terlebih dahulu, karena pelanggaran berat, serta tabel terkait PHK.

Pelanggaran paling serius, adalah menghasut, membujuk, melakukan atau ikut serta dalam tindakan gangguan atau sobatase.

Lebih jauh, menurut Rumondor, tindakan keenam karyawan yang sudah diberhentikan ini, mengakibatkan terhentinya operasional perusahaan termasuk menghalang-halangi, mengancam pekerja lain untuk melakukan pekerjaan, dan dengan sengaja mengganggu produksi.

"Kami memiliki bukti dan dokumentasi terhadap apa yang menjadi dasar keputusan manajemen melakukan pemutusan hubungan kerja. Jadi, apa yang dilakukan, bukannya tanpa dasar," ujar Rumondor.
Sekalipun demikian, MSM dan TTN, mempersilahkan keenam mantan karyawan ini, untuk mengambil langkah sesuai Undang-undang ketenagakerjaan.

"Kami akan selalu kooperatif, jika mereka akan menempuh berbagai langkah sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku," kata dia. *

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help