TribunManado/

Tangis Pecah Saat Stely Panjatkan Doa

Sambil memegang lilin dan mata terpejam jemaat Pniel yang terdiri atas pemuda, remaja, dan dewasa berjajar di halaman gereja.

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Halaman Gereja Pniel Kelurahan Tumobui Kecamatan Kotamobagu Timur, Sabtu (13/5) pukul 20.30 wita diterangi cahaya puluhan lilin.

Jemaat Pniel menggelar doa bersama sebagai dukungan morel untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sambil memegang lilin dan mata terpejam jemaat Pniel yang terdiri atas pemuda, remaja, dan dewasa berjajar di halaman gereja.

Lagu Indonesia raya terdengar. Bendera merah putih pun dikibarkan.

Tangis haru pecah, saat doa yang dipimpin Stenly Kalalo dipanjatkan dan diikuti sekitar 50 jemaat itu.

"Ini sebagai bentuk dukungan morel untuk Ahok. Kami juga mendoakan agar keluarga Ahok diberi kesabaran atas ujian yang diterima," ujar dia.

Selain itu, doa ini juga ditujukan untuk Indonesia yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan.

"Aksi ini digagas oleh pemuda dan remaja Kelurahan Tumobui. Selain untuk Ahok, tujuannya untuk mendoakan negeri yang saat ini dilanda berbagai persoalan," ujarnya.

Dengan aksi ini mereka berharap rasa nasionalisme seluruh warga semakin tumbuh untuk menjaga keutuhan negeri.

"Dan tidak ada lagi terjadi ketidakadilan kepada orang-orang yang memperjuangkan kebenaran dan kebaikan," ujar dia.

Selama satu jam doa dan pemasangan lilin dilaksanakan. Para jemaat kemudian pulang ke rumah masing-masing.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Edi_Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help