TribunManado/

Pengendara Was-was Lewat di Labuan Uki

Jalan Trans Sulawesi di Labuan Uki, Bolaang Mongondow membahayakan bagi pengendara yang melintas.

Pengendara Was-was Lewat di Labuan Uki
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEM
Pembuatan pembatas jalan. FOTO ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Jalan Trans Sulawesi di Labuan Uki, Bolaang Mongondow membahayakan bagi pengendara yang melintas. Sebab di beberapa belokan tajam yang menanjak, tak ada penanda jalan.

Pengendara tampak sangat berhati-hati melewati jalur ini. Tak ada penanda seperti besi yang melindungi beberapa tikungan menanjak yang tajam. Jika lengah, langsung jatuh ke jurang puluhan meter ke bawah.

Memang di beberapa titik ada penanda jalan dan besi pelindung, namun di titik-titik paling menanjak dan berbelok tajam, malah tak ada sama sekali. Terlebih lagi jalan di Labuan Uki ini telah banyak yang rusak.

Jalur ini merupakan jalur trans ke Gorontalo. Banyak kendaraan lalu lalang di jalan ini, mulai dari motor hingga mobil besar belasan bola. Jika tak menguasai jalan dan tak berhati-hati, bukan tak mungkin akan jatuh ke jurang.

Beberapa warga yang ditemui mengaku sangat berhati-hati melewati Labuan Uki yang berkelok-kelok ini. Apalagi pada malam hari yang tak ada penerangan sama sekali.

"Saya sangat berhati-hati melewati Labuan Uki ini. Apalagi kalau malam, karena ada beberapa belokan yang menanjak tak ada penandanya. Bisa-bisa jatuh ke jurang," ujar Yeremia, warga Lolak yang beberapa kali melewati jalur ini, Minggu (14/5).

Senada dikatakan Feybi, warga Kotamobagu. Ia was-was melewati jalur ini karena membahayakan menurutnya. "Apalagi jalannya sudah banyak lubang. Kalau tak hati-hati bisa jatuh ke jurang. Kalau siang masih bisa, tapi kalau malam bahaya," ujarnya.

Yeremia dan Feybi, beserta warga lainnya berharap pemerintah memerhatikan ini. Sebelum memakan korban. Karena dinilai sangat membahayakan. "Dipasang tanda biar kelihatan kalau ada belokan atau seperti besi itu," ujarnya.

Dinas Perhubungan Bolaang Mongondow saat dikonformasi mengatakan tahun 2017 ini Dishub Bolmong akan memasang rambu-rambu lalu lintas. Meski ada pembagian kewenangan, Dishub akan mengusulkan ke provinsi.

"Karena berada di wilayah kami, kami telah berinisiatif untuk mengusulkan agar segera dibangun rambu lalu lintas di tempat rawan kecelakaan. Termasuk di Labuan Uki," ujar Kepala Dinas, Jultje Tumanduk.

Untuk jalan kewenangan kabupaten, Dishub juga membangub rambu lalu lintas di Passi dan Dumoga. Jalan dua jalur, akan pasang tanda putar balik. Juga deliniator, markah jalan, paku jalan. (fin)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help