TribunManado/

Ifria Malu Jika Ada Siswa tak Lulus

Menurutnya ujian nasional tahun ini, menjadi tantangan tersendiri buat sekolahnya sebagai pelaksana.

Ifria Malu Jika Ada Siswa tak Lulus
TRIBUNMANADO/ALDI PONGE
Suasana ujian sekolah di SDN 1 Tutuyan Tiga. 

Laporan wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Sebanyak 1.168 siswa sekolah dasar (SD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur akan mulai mengikuti ujian nasional, Senin (15/5/2017).

Para siswa tersebut berasal dari 56 sekolah yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Boltim.

"Memang sudah dari dua bulan lalu diumunkan ke setiap sekolah agar mempersiapkan anak didiknya untuk menghadapi ujian nasional," ujar Plt Kadis Pendidikan Boltim Yusri Damopolii.

Dia optimistis anak didik dapat mengikuti ujian dengan baik karena pihak sekolah sudah memberikan pembekalan.

Peserta ujian nasional tidak bingung dalam mengerjakan soal serta mereka bisa memperoleh nilai yang bagus.

"Sebab target saya untuk tahun 2017 siswa sekolah (SD) di Kabupaten Boltim bisa lulus 100 persen," kata Yusri.

Kepala sekolah SD Negeri 2 Tutuyan Ifria Umar mengatakan, anak didiknya sudah siap mengikuti ujian nasional.

Ada 24 murid yang akan mengikuti ujian nasional di sekolahnya. Sejak Maret lalu, mereka sudah dibekali dengan latihan soal.

"Tahun ini sekolah kami dipercayakan Dinas Pendidikan Boltim, menjadi pelaksana ujian nasional. Jadi ada dua sekolah akan bergabung yakni Cokroaminoto dan SD 1 Tutuyan 3," ujar Ifria

Pihaknya telah mempersiapkan enam ruangan kelas. Peserta akan mengikuti ujian nasional berasal dari Cokroaminoto 21 siswa, SD 1 Tutuyan 47 siswa dan sekolah kami 24 siswa.

Setiap satu ruangan kelas akan ditempati 20 siswa. Menurutnya ujian nasional tahun ini, menjadi tantangan tersendiri buat sekolahnya sebagai pelaksana.

"Saya malu sebagai sekolah pelaksana ujian nasional, jika ada dari anak didik kami tidak lulus," kata dia.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help