TribunManado/

Bulog Serap Beras Petani Sulut 1.100 Ton

Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Utarav(Sulut) dan Gorontalo menyerap beras petani sebanyak 1.100 ton.

Bulog Serap Beras Petani Sulut 1.100 Ton
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Utarav(Sulut) dan Gorontalo menyerap beras petani sebanyak 1.100 ton.  Penyerapan tersebut dilakukan untuk memenuhi

"Saat ini kami terus melakukan penyerapan beras petani di Sulut dan Gorontalo," ujar Kepala Perum Bulog Divre Sulut dan Gorontalo, Taufan Akib, Minggu (14/5/2017).

Akib menambahkan penyerapan dilakukan di daerah sentra beras yang ada di Sulut, seperti di Bolaang Mongondow dan Gorontalo, serta di Minahasa. "Dengan pembelian tersebut diharapkan target yang ditetapkan pada 2017 sebanyak 2017  sebanyak 25.000 ton bisa tercapai," katanya.

Kendala yang dihadapi saat ini untuk penyerapan adalah harga jual petani di pasaran yang masih cukup tinggi. Namun demikian hal tersebut tak terlalu masalah, karena penyerapan yang dilakukan Bulog satu di antaranya untuk menjaga jangan sampai anjlok.

Saat ini untuk penyerapan pihaknya juga telah bekerjasama dengan Kodim yang melakukan penanaman padi, untuk nantinya dibeli pada saat panen. "Apalagi saat ini musim panen, sehingga penyerapan akan meningkat," katanya.

Untuk pembelian beras petani menuruti Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 7.300 per kilogram. Saat ini pengelolaan beras di Bulog menggunakan teori waduk, yaitu jika beras masuk, maka beras di stok lama harus yang dikeluarkan.

" Untuk ketentuan minimum stok regional sebanyak 3 kali. Hal ini ditetapkan untuk mengantisipasi panen setiap 3 bulan sekali," ungkap Suparyan.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Hanny Wajong mengungkapkan saat ini untuk beras di Sulut turun dari sekitar Rp12.000 per kilogram menjadi Rp10.000 per kilogram. Untuk stok saat ini mencukupi, karena sedang panen raya.

Untuk itu pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap harga maupun stok beras di pasaran, sehingga masyarakat mudah untuk mendapatkan bahan pokok tersebut. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help