TribunManado/

Suara Olly Bergetar Ketika Temui Massa, Minta Masyarakat Jangan Jadi Anarkis 

Suara Gubernur Sulut Olly Dondokambey terdengar bergetar ketika menemui Masyarakat kota Manado, Sabtu (13/5) di depan Ruangan VIP Bandara Samratulang

Suara Olly Bergetar Ketika Temui Massa, Minta Masyarakat Jangan Jadi Anarkis 
Istimewa
Fahri Hamzah Berhasil Lolos dari Kepungan Massa yang Merangsek Bandara Sam Ratulangi Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Suara Gubernur Sulut Olly Dondokambey terdengar bergetar ketika menemui Masyarakat kota Manado, Sabtu (13/5) di depan Ruangan VIP Bandara Samratulangi Manado. 

Olly datang menggunakan kemeja putih dan celana berwarna hitam. Ketika naik dimobil open cup yang dimiliki massa penentang kedatangan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, ia meminta agar masyarakat lebih tenang. 

"Saya minta masyarakat tenang, biarkan aparat kepolisian melakukan tugasnya," ujarnya. 

Namun bukannya tenang, massa kemudian meneriakkan agar Fahri Hamzah segera dipulangkan dari tanah Nyiur Melambai. 

"User jo pa dia, antek FPI nda diterima di Sulut (Usir saja dia, antek FPI tidak diterima di Sulut)," teriak para pendemo. 

Mendengar teriakan tersebut, nada bicara Olly berubah menjadi lebih tinggi. "Kalau masyarakat Sulut seperti ini tidak ada gunanya saya buat Iven Nasional disini, toleransi di Sulut sangat tinggi. Saya minta tunjukkan itu, bukan aksi anarkis," ucap dia. 

Namun sekali lagi massa tak menggubris teriakkan orang nomor satu tersebut. "Torang p mau cuma satu, Kase pulang pa dia (kami maunya cuma satu pulangkan saja dia)," kata mereka. 

Setelah itu, Olly pun turun dari mobil Pick Up dan langsung menuju ke ruangan VIP, sebelum masuk ia nampak bercerita Sekprov Sulut Edwin Silangen.

Kurang lebih satu jam didalam ruangan VIP Bandara Samratulangi, Olly kemudian diketahui meninggalkan Bandara melalui pintu belakang tanpa diketahui massa pendemo. 

Hal itu tak pelak membuat masa kian marah dan langsung membakar berbagai bendera kegiatan Fahri Hamzah, disepanjang jalur ke arah bandara. 

Tak berapa lama mereka akhirnya membubarkan diri dan menuju Kantor Gubernur Sulut karena tahu Fahri Hamzah ada disana. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help