TribunManado/

Tiga Bulan Pertama 2017 Bank SulutGo Raup DPK Rp 11,18 triliun

Direktur Utama Bank Sulutgo Jeffry Dendeng menyatakan, per Maret 2017, dana pihak ketiga (DPK) Bank Sulutgo tumbuh 41% dibandingkan akhir tahun lalu.

Tiga Bulan Pertama 2017 Bank SulutGo Raup DPK Rp 11,18 triliun
file pribadi
Dirut Bank SulutGo, Jeffry Dendeng (kedua dari kanan) bersama jajaran direksi dan komisaris Bank Sulutgo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dana masyarakat yang berhasil dihimpun oleh PT BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank Sulutgo) naik signifikan pada triwulan pertama tahun ini.

Direktur Utama Bank Sulutgo Jeffry Dendeng menyatakan, per Maret 2017, dana pihak ketiga (DPK) Bank Sulutgo tumbuh 41% dibandingkan akhir tahun lalu.

Laporan keuangan yang dirilis Bank Sulutgo menunjukkan, penghimpunan DPK perseroan mencapai Rp 11,18 triliun per Maret 2017, dari posisi Desember 2016 sejumlah Rp 7,94 triliun.

Lonjakan DPK Bank Sulutgo didorong peningkatan dana giro sebanyak 67% menjadi Rp 2,61 triliun dan deposito yang naik 47% menjadi Rp 7,24 triliun. Adapun dana tabungan menyusut 8,83% menjadi Rp 1,32 triliun.

Jeffry mengatakan, kenaikan DPK perseroan dipicu penempatan dana milik pemerintah daerah di mana pada awal tahun secara siklus meningkat. "Peningkatan penempatan dana pemda dimulai dari Februari. Biasanya akan berkurang drastis di akhir tahun," jelasnya, Jumat (12/5).

Di sisi lain, katanya, Bank Sulutgo saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo terkait dengan penempatan dana pemda untuk gaji pegawai negeri sipil. Jeffry mengatakan, potensi limpahan dana milik Pemprov Gorontalo cukup signifikan untuk menambah DPK perseroan.

Provinsi Gorontalo masuk menjadi pemegang saham Bank Sulutgo sejak 2015.
Penyertaan modal dari Gorontalo menyebabkan entitas bank berubah dari Bank Sulut menjadi Bank Sulutgo.

Per 31 Maret 2017, Pemprov Sulut dan Gorontalo memegang 39,47% saham Bank Sulutgo. Sisa saham dimiliki PT Mega Corpora sebesar 24,90%. Pemerintah kota/kabupaten Sulawesi Utara dan Gorontalo masing-masing memegang porsi saham 15,91% dan 15,29%.(ktn/ant)

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help