TribunManado/

Ratusan Umat Budha Kota Manado Rayakan Trisuci Waisak 2561

-Ibadah Perayaan Hari Raya Trisuci Waisak 2561 BE 2017 umat Budha berlangsung khyusuk, Kamis (11/5) pagi.

Ratusan Umat Budha Kota Manado Rayakan Trisuci Waisak 2561
NET
Ilustrasi waisak 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO-Ibadah Perayaan Hari Raya Trisuci Waisak 2561 BE 2017 umat Budha berlangsung khyusuk, Kamis (11/5) pagi.

Ratusan umat Budha di Kota Manado berkumpul di beberapa Vihara diantara Vihara Dhammadipa Manado di jalan Sudirman, sejak pagi para umat berdatangan untuk mengikuti prosesi perayaan Waisak ini.

Rangkaian Perayaan Waisak dimulai sejak subuh diawali dengan detik-detik Waisak, Pindapatta, Puja Bakti, Sambutan, dan terakhir ditutup makan bersama di Vihara Dhammadipa.

Hampir semua umat baik anak-anak, remaja, pemuda, orang tua sampai kakek dan nenek mengenakan kameja putih, memegang bunga lengkap dengan lilin.

Sekitar pukul 09.00 wita, Puja Bakti di mulai dimana para umat memadati Vihara mulai lantai satu dan lantai dua. Ibadah dipusatkan di lantai dua yang telah tertata dengan rapih dan terdapat altar patung Budha.

Terdapat dua orang Bhante Subhacaro dan Bhante Khemavaro yang mengenakan pakaian agama Budha sebagai pemimpin Puja Bakti.

Bhante Subhacaro menyampaikan pesan dan renungan bagi umat. Dengan kesadaran, akan tumbuh kebijaksanaan.

Ia berkata, Guru Agung Budha berjuang selama 6 tahun menyiksa diri, menahan sakit dan lainnya, itu bukan hal yang gampang dilakukan. 

"Melalui kesadaran bagaimana untuk berbuat baik tanpa menyakiti makhluk lain," ujar Bhante Subhacaro di depan umat.

Budha mengajarkan bagi kita bagaimana merasa bangga tanpa menyakiti orang lain. "Menang tanpa mengalahkan. Kita menaklukkan ribuan orang jauh lebih gampang atau mudah daripada menaklukkan diri sendiri. Jika kita berhasil, kita jadi pemenang," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help