TribunManado/

Ivansa Lantik Pulukadang Ketua Lansia Muslim Minahasa

Para lanjut usia muslim di Minahasa dipimpin oleh pengurus baru setelah dilantik oleh Ivan Sarundajang Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia Minahasa

Ivansa Lantik Pulukadang Ketua Lansia Muslim Minahasa
ALPEN MARTINUS
Para lanjut usia muslim di Minahasa dipimpin oleh pengurus baru setelah dilantik oleh Ivan Sarundajang Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia Minahasa

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Para lanjut usia muslim di Minahasa dipimpin oleh pengurus baru setelah dilantik oleh Ivan Sarundajang Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia Minahasa, di Kampung Jawa, Rabu (10/5).

Kesempatan tersebut Ivansa sapaan akrabnya melantik Prof Ishak Pulukadang dan disaksikan oleh Wakil ketua TP-PKK kabupaten Minahasa Jashinta Sarundajang Paath, Nontje Tairas Limpele ketua Ikatan Persaudaraan Haji Kabupaten Minahasa, imam, ustaz, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lansia muslim se-kabupaten Minahasa.

Usai dilantik, mereka diberikan SK dan pin pengurus Lansia Muslim Minahasa. Pada kesempatan tersebut Pulkadang menjelaskan bahwa ia akan bekerja sesuai dengan petunjuk dari Komda Lansia Minahasa.

"Saya tidak menyangka kalau saya sudah lansia, ternyata sudah 74 tahun," candanya. Ia mengajak kepada lansia muslim untuk terus melaksanakan salat lima waktu.

"Sebab salat itu tiang agama," jelasnya. Tak menunggu lama usai dilantik ia meminta agar langsung dilaksanakan rapat.

Sementara itu, Ivansa ketua Komda Lansia Minahasa mengatakan bahwa lansia sengaja dibentuk dua tidak ada maksud untuk memisahkan."Urus lansia adalah ibadah dan makan, jadi tidak bisa digabung, tapi tanpa tujuan lain," jelasnya. Selain itu supaya lansia mengatur kebutuhan masing-masing.

Menurutnya lansia harus diberdayakan supaya tidak bergantung pada orang lain."Saya mau beri bantuan tapi harus ada organisasi, supaya kita diberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dalam rangka kesejahteraan," jelasnya.

Memasuki masa politik menghadapi Pilbup 2018, ia meminta lansia untuk memilih sesuai dengan hati nurani saja."Pesan saya jangan politik pecahkan kita, jangan karena politik kita bermusuhan, karena pada hanya alat untuk sejahterakan masyarakat, kalau nanti memilih saja sesuai dengan hati nurani, jangan ada paksaan, dan saya pikir itu tidak perlu diajarkan lagi," jelasnya.

Semetara itu Vanda Sarundajang anggota DPRD Minahasa mengatakan bahwa bantuan untuk lansia ada, dan harus diberikan sesuai dengan kebutuhan dan keahliannya. 

"Saya datang dalam rangka reses, namun saya berpikir untuk hadir mendengarkan aspirasi dari para lansia, dan nanti kebutuhan lansia akan kita perjuangkan karena memang kita tahu bahwa bantuan itu ada," jelasnya. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help