TribunManado/

Begini Akal-Akalan Pengendara di Minsel Agar Tak Terjaring Operasi Patuh

Berbagai cara dilakukan oleh banyak pengendara agar terhindar dari Operasi Lalulintas yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Minsel

Begini Akal-Akalan Pengendara di Minsel Agar Tak Terjaring Operasi Patuh
FIONALOIS WATANIA
2 orang siswa dibina oleh anggota Polres Minsel karena tidak menggunakan helm. Mereka terjaring Operasi Patuh yang digelar hingga dua pekan depan

Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG– Berbagai cara dilakukan oleh banyak pengendara agar terhindar dari Operasi Lalulintas  yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Pantauan Tribun Manado, Rabu (10/5) ada beberapa pengendara yang memilih untuk menghentikan kendaraan dan memarkir ditempat yang aman sambil menunggu operasi selesai, ada yang mencari jalan lain, dan berbagai cara lainnya. 

Menariknya, pada Operasi Patuh dengan sandi terpusat Samrat  yang digelar di depan SMK N I Amurang, terlihat seorang pengendara yang sengaja memberhentikan kendaraan sejauh 10 meter namun mencoba melewati operasi dengan cara mendorong motor.

Sayangnya aksinya tidak luput dari perhatian dua orang petugas kepolisian. Dirinya pun diberikan petunjuk untuk berhenti mendorong dan langsung diperiksa oleh petugas.

Hal ini dibenarkan Kanit Turjawali Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Minsel, AIPTU Ucok Simangunsong.

“Memang ada anggota yang mengungkapkan akal-akalan para pengendara pada operasi tadi, salah satunya dengan berpura-pura motornya mogok, sambil mendorong kendaraaannya.

Namun karena ini operasi patuh, sehingga semuanya tetap kami periksa. Ketegasan harus diberlakukan agar kesadaran para pengendara untuk mentaati lalu lintas meningkat,” katanya.

Diwawancara terpisah, Kepala Satlantas Polres Minsel, AKP Ferdinand Runtu mengatakan ada puluhan pelanggar yang ditindak para hari pertama operasi.

Halaman
12
Penulis: Fionalois Watania
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help