TribunManado/

Kamaru Keluhkan Kelangkaan BBM di Bolmong Raya

Iskandar Kamaru mengeluhkan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bolmong Raya, sebab telah terjadi kelangkaan

Kamaru Keluhkan Kelangkaan BBM di Bolmong Raya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi SPBU. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel),  Iskandar Kamaru mengeluhkan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bolmong Raya, sebab telah terjadi kelangkaan, sehingga terjadi antrian panjang di Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU).

"Saya ketika ke Manado untuk menghadiri rapat terjadi antrian panjang kendaraan di SPBU seperti di Kotamobagu, karena memang biasanya melakukan pengisian di daerah tersebut," ujarnya dalam Rapat Koordinasi Ketersediaan Barang Kebutuhan Menjelang Bulan Piasa dan Idul Fitri 2017/1438 Hijriah di Sulawesi Utara yang bertempat Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Rabu (10/5/2017).

Masyarakat harus antri cukup lama untuk mendapatkan BBM di SPBU, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk itu dia meminta kepada Pertamina segera mengatasi kelangkaan tersebut, jangan sampai berlarut-larut. Apalagi dalam waktu dekat ini ada ramadan dan Idul Fitri. Ketersediaan pasokan harus diperhatikan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan RI, Karyanto Suprih mengungkapkan mengenai kelangkaan yang terjadi di Bolmong diharapkan bisa segera teratasi, sebab isu BBM biasanya sensitif. "Jangan sampai terjadi kegaduhan di masyarakat karena adanya kelangkaan BBM," ungkapnya.

Untuk itu kepala daerah harus berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai permasalahan tersebut untuk mencari jalan keluarnya. "Harus segera dicarikan solusinya jalan jangan sampai berlarut-larut," tuturnya.

Sales Executive Pertamina Marine, Jodi Rumadi perwakilan dari Pertamina Area Manado memgungkapkan antrian terjadi di Kotamobagu, karena adanya keterlambatan tanker yang membawa suplai BBM beberapa waktu lalu. Namun demikian dalam beberapa kedepan akan segera normal kembali. "Sekitar dua sampai tiga hari kedepan akan kembali seperti biasa, karena pasokan telah normal kembali," ungkapnya.

Selain itu, antrian panjang juga disebabkan karena volume kendaraan yang bertambah. Padahal jumlah SPBU di Kotamobagu hanya empat titik saja. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help