TribunManado/

Jangan Ada Lagi Pendaki Tewas Tersambar Petir di Gunung! Perhatikan Tips Ini

Kendala yang bisa diakibatkan oleh alam biasanya saat pergantian cuaca yang cukup ekstrem.

Jangan Ada Lagi Pendaki Tewas Tersambar Petir di Gunung! Perhatikan Tips Ini
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Pendaki berpose di depan fenomena alam langka 'Shadow Triangle', yaitu bayangan segitia Gunung Klabat saat matahari terbit, dan langit tak berkabut. Foto diambil dari atas puncak Gunung Klabat, puncak tertinggi Sulawesi Utara, di ketinggain 1.995 MDPL. (TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mendaki gunung merupakan sebuah aktivitas luar ruangan yang cukup populer bagi masyarakat Indonesia.

Bahkan aktivitas mendaki gunung seringkali dijadikan hobi yang rutin dilakukan oleh sebagian orang.

Namun ada kalanya saat mendaki gunung, pendaki berhadapan dengan berbagai kendala. Kendala-kendala ini bisa diakibatkan oleh alam dan bisa juga karena faktor lainnya.

Kendala yang bisa diakibatkan oleh alam biasanya saat pergantian cuaca yang cukup ekstrem.

Bisa jadi pada pagi hari cuaca cerah, tetapi siang hari tiba-tiba hujan lebat turun.

Apa yang seharusnya dilakukan pendaki saat hujan turun secara tiba-tiba?

“Jika intensitas hujan sudah lebat, disarankan untuk berhenti sejenak dan membuat tenda atau shelter sementara untuk berteduh dari air hujan dan angin,“ kata salah satu pemandu gunung profesional, Fandhi Achmad, kepada KompasTravel (24/4/2017).

“Tapi perhatikan juga daerah sekitar yang akan digunakan untuk berteduh. Hindari berteduh atau mendirikan tenda di bawah pohon tua yang rantingnya sudah rapuh. Ranting yang rapuh dikhawatirkan akan patah karena angin yang besar,“ tambahnya lagi.

Dilansir dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), apabila terjadi hujan yang disertai petir ketika berada di luar ruangan, segera turun dari daerah yang tinggi.

Selain itu, hindari berbaring di tanah, segera keluar dari medan yang berair, dan jauhi benda-benda yang menghantarkan listrik, misalnya pagar kawat berduri, saluran listrik, kincir angin, dan lain-lain.

Hal ini akan terhindar dari tersambarnya petir ketika hujan turun di atas gunung. (Kompas.com/Alek Kurniawan)

Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help