TribunManado/

Kisah Penjual Tahu Tempe Asal Tomohon yang Sukses Jadi Wakil Rakyat

Michael mengaku, tahun 2014 merupakan kali pertama bertarung langsung di panggung politik.

Kisah Penjual Tahu Tempe Asal Tomohon yang Sukses Jadi Wakil Rakyat
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Keseharian wakil rakyat sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Tomohon ini bikin geleng-geleng kepala 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Siapa sangka, Michael Pieter Lala, si penjual tahu dan tempe di Pasar Beriman Tomohon bisa mulus melenggang ke kursi wakil raykat Kota Tomohon 2014-2019.

Michael sebenarnya termasuk orang awam di dunia politik.

Ketika bertarung di Pemilihan Legislatif 2014, ia menghadapi para 'raksasa' dunia politik Tomohon.

Lawannya para elite politik, dan pengusaha memperebutkan 9 kursi di Dapil I mencakup wilayah Tomohon Barat, Tomohon Tengah dan Tomohon Timur.

Michael menggunakan kendaraan Partai Gerindra.

Ia punya keyakinan, ditopang doa dan dukungan Michael berhasil mengumpulkan sekitar 1.200 suara.

Kebanyakan suara datang dari tempat tinggalnya di Kolongan dan tempatnya dibesarkan di Paslaten.

Ia berhasil menduduki kursi ke-2 milik Partai Gerindra bersama rekan separtainya, Santi Runtu.

Michael mengaku, tahun 2014 merupakan kali pertama bertarung langsung di panggung politik.

Namun, bicara aktivitas politik sudah dilakoni sebelumnya "Saya dulu tim sukses calon legislatif," ujarnya.

Mulai dari tahun 2004, sukses mendudukan calon yang didukungnya "Waktu itu calon dari Golkar," kata dia.
Tahun 2014, kesempatan akhirnya datang. Ia dapat tawaran dari Partai Gerindra.

Waktu itu tawaran tak langsung diterima, ia harus berpikir panjang, berdiskusi dengan keluarga dan teman-teman.

"Akhirnya bulat keputusan untuk maju, dan hasilnya dipercayakan masyarakat untuk duduk sebagai Anggota Dewan," ungkapnya.

Sudah kira-kira tiga tahun berprofesi sebagai legislator sekaligus tukang tahu tempe.

Michael mengaku menikmatinya, bahkan masih ingin tetap terlibat di dunia politik dan siap mencalonkan diri lagi sebagai legislator. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help