TribunManado/

Antrean Panjang BBM Terjadi di Kotamobagu

Sampai Minggu (7/5) sore masih terlihat antrian panjang di sejumlah SPBU di Kota Kotamobagu.

Antrean Panjang BBM Terjadi di Kotamobagu
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Antrean BBM

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Sampai Minggu (7/5) sore masih terlihat antrian panjang di sejumlah SPBU di Kota Kotamobagu. Harga di tempat penjual eceran pun belum turun masih beragam. Ada yang Rp 12 ribu dan Rp 15 ribu per liternya.

Meski demikian, tarif bentor tidak dinaikkan oleh sejumlah sopir bentor.

"Saya tidak akan menaikkan tarif, meski BBM sulit didapat dan harganya mahal," ujar Pandis Assi (47), sopir bentor asal Kelurahan Mogolaing Kotamobagu Barat.

Lanjut Pandis, alasannya tidak menaikkan tarif bentor karena tidak ingin menyusahkan penumpang. "Tarif tidak akan saya naikkan. Saya pikir juga kalau hanya di seputaran kota tidak akan rugi," ujar dia.

Selain tidak merugikan, alasan lain Pandis tidak menaikkan tarif yaitu tidak ingin ditinggalkan penumpang.

"Nanti ketika bbm di SPBU normal lagi dan harga eceran kembali seperti semula saya takut nanti penumpang tak mau naik bentor saya lagi," ungkap dia.

Harga tarif bentor untuk seputaran pusat kota Kotamobagu Rp 5000. "Kalau sudah keluar kota, tentu ada pembicaraan lain untuk tarif," ujarnya yang biasa mangkal di Jalan Kelurahan Mogolaing.

Ia pun berharap BBM dapat tersedia dan harga eceran dapat kembali normal.

Sementara itu, tarif bentor saat ini tidak dikeluhkan masyarakat. Anty (20) satu diantaranya. "Tadi saya naik bentor tarifnya Rp 5000, tidak naik. Masih seperti biasa," ujar dia. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help