TribunManado/

Tertangkap! Begini Cara Komplotan Pencuri Cengkih di Sulut Beraksi, Bantah Pakai Ilmu Gaib

Jika ditotal sedikitnya puluhan karung cengkih kering, atau ratusan kilogram cengkih siap jual berhasil dicuri.

Tertangkap! Begini Cara Komplotan Pencuri Cengkih di Sulut Beraksi, Bantah Pakai Ilmu Gaib

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Mulai membaiknya harga cengkih di pasaran, seakan ikut menyulut meningkatnya pencurian cengkih di daerah ini.

Terakhir, tim Resmob Totosik, Polres Tomohon berhasil meringkus 3 dari 5 anggota komplotan yang sudah mencuri ratusan kilogram cengkih kering di Sulut itu.

Para komplotan pencuri masih berusia muda. Mereka yang tertangkap RK, IK, dan JR. Sedangkan dua rekan lainnya LD dan BS masih buron.

Kasat Reskrim Polres Tomohon AKP Frelly Sumampow mengungkapkan, aksi komplotan ini sudah meresahkan.

Jika ditotal sedikitnya puluhan karung cengkih kering, atau ratusan kilogram cengkih siap jual berhasil dicuri. Total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara ini, yang terdata ada 10 Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun beberapa di antaranya ada di wilayah hukum Polres Tomohon.

"Terakhir mereka beraksi di Tambala, masuk ke rumah warga mencuri empat karung cengkih, laporannya di Polsek Tombariri," ungkap Sumampow kepada Tribun Manado, Jumat (5/5).

Kasat Reskrim tak ragu menyebut komplotan ini sebagai komplotan pencuri cengkih terbesar di Sulut jika diukur dari jumlah cengkih yang dicuri. Bahkan sudah masuk target operasi polisi.

Di Bolmong komplotan ini pernah mencuri 25 karung cengkeh kering. Kasus di Ratatotok juga sebanyak 25 karung cengkeh raib digasak. Di Tounelet, Kecamatan Sonder tahun 2015 silam, sebanyak 23 karung dicuri.

"Belum lagi TKP-TKP lainnya, tapi mereka mengaku sudah lupa," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help