TribunManado/

Fraksi Nasdem Protes Ketua DPRD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bitung bergolak. Fraksi Nasdem mengancam akan membuat mosi tidak percaya.

Fraksi Nasdem Protes Ketua DPRD
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
DPRD Bitung

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bitung bergolak. Fraksi Nasdem mengancam akan membuat mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Kota Bitung, Laurensius Supit.

Mereka menilai Supit bertindak tidak adil karena membuat disposisi untuk tidak memberangkatkan Anggota DPRD dari Partai Nasdem, Ramlan Ifran dalam kunjungan kerja.

Diketahui, Ramlan adalah anggota dewan yang menggantikan posisi Anthonius Supit yang juga saudara kandung Laurensius.

Dia disumpah sebagai anggota dewan awal bulan lalu. "Ini sungguh di luar nalar, sampai harus buat disposisi, kami akan melawan," kata Ketua Fraksi Partai Nasdem, Alexander Wenas yang didampingi anggota dewan lainnya Kegen Koyoh.

Wenas mengatakan, Ramlan sudah berhak memperoleh haknya sebagai anggota Dewan Bitung. Ramlan sebagai anggota dewan sudah termaktub dalam surat keputusan gubernur dan sudah dibacakan dalam rapat paripurna. "Selama ini kami pun sangat taat aturan, herannya kok jadi begini," kata dia.

Wenas mengancam, bakal melakukan demo serta mengajukan mosi tidak percaya jikalau Supit tidak mengubah keputusannya.

Wenas bakal menghimpun fraksi di DPRD untuk mengajukan mosi tak percaya pada Supit.
Ramlan Ifran mengaku, heran dirinya belum diberikan hak yang sama dengan anggota yang lain.

"Saya sudah ikuti semua aturan," kata dia. Ramlan menduga ada intrik politik untuk menjatuhkan dia. Ia bertekad merebut hak politiknya itu. "Saya akan berjuang bersama ketua Fraksi," ujar dia.

Kabag Humas Donald Manansal dan Kabag Keuangan Jein Paendong mengatakan, Ramlan harusnya memilik hak yang sama dengan anggota DPRD yang lain.

"Dalam PP 24 thn 2004 tentang hak keuangan kedudukan protokoler dan keuangan pimpinan dan anggota DPRD, di situ sudah diatur secara lengkap, baik insentif, tunjangan dan hak protokoler lainnya termasuk keberangkatan dan kami mengacu pada aturan yang berlaku yang sampai saat ini masih kami pakai," kata keduanya.

Supit kala dikonfirmasi Tribun Manado sama ngototnya. Dikatakannya, SK penempatan Komisi Ramlan masih berproses.

"Bukan menghalangi tapi SK-nya masih diproses, kalau sudah ada akan diparipurnakan bersama hasil reses setelah itu beliau sudah bisa diakomodir dalam hak keprotokeler lainnya, termasuk SPPD," kata dia.

Supit mengaku, secara pribadi ingin segera memasukkan Ramlan. Namun, kata dia, ada masukan sejumlah anggota dewan. "Jadi saya harus hati-hati," kata dia.

Supit menyatakan, dia tidak takut dengan demo ataupun mosi yang alan digalang Fraksi Nasdem. "Saya serahkan pada mereka, saya tidak takut karena sudah menjalankan aturan," kata dia. *

STORY HIGHLIGHTS
* Fraksi Nasdem menilai Supit bertindak tidak adil karena membuat disposisi untuk tidak memberangkatkan Anggota DPRD
* Ramlan adalah anggota dewan yang menggantikan posisi Anthonius Supit yang juga saudara kandung Laurensius

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help