TribunManado/

70 Keluarga di Bolmong Dapat Masing-masing Rp 12,5 Juta

"Kami masih akan melakukan verifikasi, supaya tepat sasaran," ujar Imran Toloi

70 Keluarga di Bolmong Dapat Masing-masing Rp 12,5 Juta
TRIBUN MANADO/FINNEKE WOLAJAN
DI DEPAN RUMAH - Sepasang suami-istri di Lolak berfoto di depan rumah mereka, Rabu (3/5). Mereka berharap masuk dalam program rehabilitasi RTLH. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Dinas Sosial Bolaang Mongondow (Bolmong) akan betul-betul menyaring calon penerima bantuan program rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Tahun ini, Pemerintah Bolmong menyiapkan anggaran untuk perbaikan 70 rumah.

"Semua berkas sudah ada, tapi kami masih akan melakukan verifikasi, supaya bantuan ini tepat sasaran," ujar Imran Toloi, Kepala Bidang Sosial Dinsos Bolmong, Rabu (3/5/2017).

Grafis
Grafis (FOTO/GRAFIS: TRIBUN MANADO/FINNEKE WOLAJAN/ALEX TAROREH)

Pemkab menganggarkan Rp 12,5 juta untuk setiap satu rumah. Rinciannya adalah Rp 10 juta berbentuk bahan bangunan dan biaya tukang Rp 2,5 juta.

"Bantuan sejumlah Rp 10 juta itu berbentuk bahan bangunan, tidak berbentuk uang. Hanya biaya tukang saja yang berbentuk uang," ujarnya.

Jika telah usai memverifikasi, Dinsos Bolmong secepatnya menyalurkan bantuan ini.

"Mudah-mudahan triwulan II ini. Karena bantuan ini semuanya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Bolmong," ujarnya.

Terpantau di sekitar Kecamatan Lolak. Ada beberapa rumah warga yang sudah tua dan hanya terbuat dari papan tripleks.

Bahkan ada dinding yang hanya terbuat dari anyaman bambu. Serta jendela darurat yang hanya ditutup plastik putih. Namun karena keterbatasan dana, belum semua warga bisa mendapat bantuan ini.

"Selama ini belum pernah dapat bantuan seperti ini. Kalau ada tentu sangat membantu. Karena rumah saya sudah tua, dan kadang bocor jika hujan terlalu deras," ujar Norma, warga Desa Lalow, Lolak.

Selain program rumah RTLH, tahun ini Dinsos juga punya program sembako untuk lansia 65 tahun ke atas untujk 100 orang dan bantuan bagi warga kurang mampu 5.000 orang.

Di antaranya Kartu Keluarga Sehat, Kartu Keluarga Harapan, Program Keluarga Harapan dan BPJS non penyetoran bagi warga yang tidak mampu. FINNEKE WOLAJAN

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Edi_Sukasah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help