Home »

Video

Praktik Keji Bisnis Olah Minyak Goreng dari Selokan Terekam Kamera

Siasat keji yang mereka lakukan adalah membeli minyak goreng yang sudah didaur ulang di pasar gelap ini.

Praktik Keji Bisnis Olah Minyak Goreng dari Selokan Terekam Kamera
minyak goreng 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bisnis gelap minyak bekas didaur ulang kembali menjadi minyak goreng marak terjadi di sejumlah negara di Asia.

Salah satu kasus paling mengerikan adalah bisnis gelap daur ulang minyak bekas di Shenzhen China yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Sebuah video yang menyebar di dunia maya memperlihatkan seorang wanita mencedok sampah cair yang mengandung minyak bekas dari restoran dan hotel di sebuah selokan di bawah trotoar jalanan kota.

Sampah cair ini kemudian diolah lagi untuk memisahkan minyak dengan padatan lainnya.

Minyak goreng hasil olahan inilah yang kemudian dijual di pasar gelap, pembelinya pengusaha resto atau pedagang 'street food'.

Di Cina terutama, pedagang makanan tak mau mengeluarkan biaya besar untuk membeli minyak goreng.

Siasat keji yang mereka lakukan adalah membeli minyak goreng yang sudah didaur ulang di pasar gelap ini.

Wanita pengepul minyak dari selokan dan mengolahnya kembali menjadi minyak goreng di Shenzhen Cina ini mengaku sudah menjalankan bisnis selama 10 tahun, dan dari bisnisnya ini ia mampu menyisihkan uang untuk membangun rumah bagi keluarganya.

Minyak dari selokan yang sudah diaur ulang ini ia jual dengan harga di bawah pasar untuk penjual makanan yang kemudian akan menggunakannya untuk memasak makanan.

Minyak selokan daur ulang ini jika kemudian digunakan memasak makanan dipastikan berbahaya bagi kesehatan, karena bersifat karsinogenik yang dapat menyebabkan penyakit kanker, mengandung logam berbahaya lain yang tak aman untuk kesehatan.

video ini, diproduksi oleh Radio Free Asia ini sempat menjadi heboh di Cina yang memicu tindakan keras pemerintah Cina untuk melakukan sidak ke lokasi tempat pengolahan termasuk pasar gelap tempat minyak ini dijual. (Youtube/Radio Free Asia)

Tonton videonya berikut :

Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help