TribunManado/

Kasihan, Remaja Asal Tomohon Ini Mengaku Dianiaya Dengan Cara Begini

Dean Kaligis (17) remaja asal Wailan, Tomohon tak menyangka bakal merasakaan naas, Minggu (30/4) dini hari.

Kasihan, Remaja Asal Tomohon Ini Mengaku Dianiaya Dengan Cara Begini
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Dean Kaligis (17) remaja asal Wailan, Tomohon tak menyangka bakal merasakaan naas, Minggu (30/4) dini hari.

Dean mengaku dianiaya. Ia mengaku dipukul sampai terkapar, kemudian diinjak bahkan diseret.

Dean melapor ke Polsek Tomohon atas aksi penganiayaan terhadap seorang warga Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara.

Dean mengungkapkan, aksi aniaya itu terjadi ketika hendak pulang ke kampungnya melintas dengan sepeda motor di kelurahan Kinilow. Namun di jalan, bertemu dengan seorang kenalan wanitanya.

Berhenti sejenak mereka berbincang. Namun di tengah perbincangan muncul orang tersebut menyambangi mereka.

Tanpa basa-basi menurut Dean, orang itu menuding dirinya pernah mengadang di Wailan. Namun itu dibantah Dean, apalagi Ia tak mengenal orang tersebut.

Kata Dean, saat hendak berjabat tangan dengan maksud berkenalan nama, tiba-tiiba saja orang itu melayangkan pukulan di wajahnya

Dean jatuh, saat posisinya terkapar, orang itu menendang korban di perut sebanyak tiga kali, disusul pukulan dengan kepalan tangan sebanyak 6 kali. Dean mengaku tubuhnya juga diseret di tanah.

Korban pun mengalami luka di tubuh dan memar di mata kiri dan luka lecet di pelipuis kanan. Dahi dan telinganya pun terasa sakit.

AKP Bartholomeus Dambe, Kapolsek Tomohon Utara mengungkapkan, laporan korban sedang ditindaklanjuti. Polisi kini tengah memburu terlapor kasus penganiayaan tersebut.

"Kita sedang telusuri keberadaannya," ungkap Dambe. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help