TribunManado/

Wabup Lepas 70 Peserta Magang ke Jepang

Wakil Bupati Minahasa Utara, Joppi Lengkong melepas 70 peserta magang ke Jepang bertempat di kantor LPK.

Wabup Lepas 70 Peserta Magang ke Jepang
tribun manado
Peserta magang ke Jepang mengikuti acara pelepasan di Desa Treman. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Wakil Bupati Minahasa Utara, Joppi Lengkong melepas 70 peserta magang ke Jepang bertempat di kantor Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kawanua Bunaken, Desa Treman, Kauditan, Minggu (30/4).

Lengkong berharap agar 70 peserta magang dari berbagai daerah di Sulawesi Utara itu agar bekerja baik. "Bekerja itu melayani, bekerjalah dengan baik. Memuaskan pimpinan supaya kita mendapatkan hasil yang baik, lakukan yang terbaik, jaga nama baik kita pribadi, dan nama baik Indonesia terlebih Sulut," ujar Lengkong.

Dikatakannya, usahakan selesaikan tanggung jawab sesuai kontrak supaya ini bisa berlangsung panjang buat adik-adik atau saudara yang ingin magang ke Jepang.
Wabup minta peserta banyak berdoa dan andalkan Tuhan serta selalu mengucap syukur.

Direktur LPK Kawanua Bunaken Nixon Waturandang melalui Admin LPK Kawanua Bunaken Geraldi Wangke, mengatakan, 70 peserta magang ini mereka berangkat Minggu hari ini. "Ada 70 peserta magang akan berangkat ke Jepang. Jadi mereka akan berada di Jepang selama enam bulan. Kita rekrut dari Sulut agar anak muda berkarya diluar supaya terbuka pikiran," katanya.

Wangke menjelaskan, sesampainya di Jepang, peserta akan bekerja magang di perusahaan. "Kita sudah ada kerja sama dengan pihak yang ada di Jepang. Mereka (peserta) sebelum ke Jepang mendapat pelatihan kurang lebih tiga bulan. Pelatihan bahasa Jepang, pelatihan budaya Jepang dan pelatihan pertanian dan juga karantina," ujar dia.

Menurut dia, yang pria dikhususkan untuk magang di pertanian. Untuk pemberangkatan di Jepang, dijelaskan Wangke, semua biaya ditanggung peserta magang selama mendapat ilmu di kelas. "Selain dari peserta ada juga biaya ditanggung perusahaan. Mereka sedia paspor, visa, penerbangan dan berkas diurus dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kawanua Bunaken," katanya.

"LPK Bunaken berdiri sejak 2013, pemberangkatan sudah 200 orang, saat ini gelombang ketiga. Persyaratan umur 20-38 khusus program enam bulan. Kami juga sudah melakukan pemberangkatan beberapa peserta ke Jepang," ujar dia.

Wangke menambahkan, yang berangkat saat ini adalah mereka yang lulus memenuhi syarat saat melakukan pembelajaran di kelas. Apapun yang sudah dapat selama pelatihan, mereka terapkan di Jepang," ujar dia.
Peserta magang, Virsa Aditya Maniku, mengaku pertama kali akan berangkat ke Jepang.

"Yang pasti saya akan bekerja dengan baik selama magang di Jepang. Saya akan membanggakan orangtua dan tidak akan mengecewakan mereka," katanya. Sebelum berangkat dilakukan ibadah terlebih dahulu yang dipimpin oleh Pdt Yenny Rambing-Tangkuman. *

STORY HIGHLIGHTS
* Mereka akan berada di Jepang selama enam bulan.
* Sesampainya di Jepang, peserta akan bekerja magang di perusahaan
* Mereka mendapat pelatihan kurang lebih tiga bulan. Pelatihan bahasa Jepang, pelatihan budaya Jepang dan pelatihan pertanian dan juga karantina

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help