TribunManado/

Rute Pelayaran Davao-Bitung Dibuka 30 April

Rute laut Bitung-Davao dibuka akhir bulan ini. Pelayaran menggunakan kapal roro itu dipandang sangat strategis.

Rute Pelayaran Davao-Bitung Dibuka 30 April
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
KRI John Lie bersandar di Pelabuhan Bitung, Kamis (11/12/2014). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Rute laut Bitung-Davao dibuka akhir bulan ini. Pelayaran menggunakan kapal roro itu dipandang sangat strategis bagi Indonesia dan Filipina.

Bahkan pemimpin kedua negara bakal
hadir dalam pelayaran perdana kapal itu dari Davao pada 30 April.
"Rencananya Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte bakal membuka pelayaran kapal itu dari Davao," kata GM Pelindo Peti Kemas Bitung, Edy Nursewan, Rabu (26/4).

Dikatakan Nursewan, kapal itu direncanakan tiba di Bitung pada 2 Mei. Kapal bakal sandar di dermaga penumpang Pelabuhan Samudera Bitung. "Persiapan terus kita matangkan," kata dia.
Menurut Nursewan, pelayaran langsung Bitung-Davao akan memberi dampak ekonomi bagi Kota Bitung.

Sebut dia, harga barang bakal murah dikarenakan barang langsung dibawa ke Bitung.
"Kalau dulunya kapal dari Davao harus ke Singapura lalu ke Jakarta baru ke Bitung, kini kapal akan langsung ke Bitung," ujar dia.

Sekkot Bitung, Audi Pangemanan menyatakan, Pemkot sangat antusiasme dengan adanya rute pelayaran itu.
Sebut Audi, rute baru itu kian menegaskan posisi Bitung sebagai pintu gerbang Indonesia bagian timur.

"Secara ekonomi akan sangat menguntungkan, begitu pula di bidang pariwisata," kata dia.
Presiden Duterte punya memori indah dengan Bitung. Sewaktu menjabat Wali Kota Davao, Duterte pernah mengunjungi Bitung.

Ia didampingi Gubernur Sulut saat itu SH Sarundajang. Keduanya dikenal bersahabat dekat.
Kala itu, ia kagum pada dinamika kota berjuluk kota serbadimensi itu. Terucap dari mulutnya bila Bitung mirip Davao.

Memori indah itu yang membuat Duterte sangat antusias dengan rute baru tersebut. "Ia bahkan katakan ingin pergi ke Bitung," kata Edy.

Tak hanya Duterte, sejumlah warga Davao juga berniat ke Bitung lewat jalur baru itu. "Saya pasti akan ke Sulut," kata Ketua Kamar Dagang Filipina-Cina Henry Lopez Chua.

Dikatakan Henry, banyak warga Filipina akan masuk Sulut, begitu pula sebaliknya.
Sementara Editor in Chief Mindanao Times, Amalia Bandiola-Cabusao saat gelaran Ceritalah ASEAN yang digelar KRA Group di Solo, beberapa waktu lalu menyatakan, ada banyak kesamaan antara Bitung dan Davao.

"Bitung kota perikanan, kota pariwisata, kota yang tak pernah tidur, begitu pula Davao, makanan kita pun banyak kesamaan," kata dia.
Diungkapnya, jalur baru tersebut bakal kian menyatukan Davao dan Bitung. *

STORY HIGHLIGHTS
* Kapal itu direncanakan tiba di Bitung pada 2 Mei
* Kapal bakal sandar di dermaga penumpang Pelabuhan Samudera Bitung
* Pelayaran langsung Bitung-Davao akan memberi dampak ekonomi bagi Kota Bitung

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help