TribunManado/

Jokowi Dijuluki Bapak Kerukunan Bangsa

Presiden ke-2 RI Soeharto dijuluki Bapak Pembangunan. Presiden ke-4 RI Abdul Rahman Wahid disebut Bapak Pluralisme.

Jokowi Dijuluki Bapak Kerukunan Bangsa
KOMPAS TV
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan sambutan saat perayaan Natal Nasional di Wale Ne Tou Tondano, Selasa (27/12) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Presiden ke-2 RI Soeharto dijuluki Bapak Pembangunan. Presiden ke-4 RI Abdul Rahman Wahid disebut Bapak Pluralisme. Presiden RI ke-7 Joko Widodo tentu pantas disebut Bapak Kerukunan Bangsa.

Demikian ditegaskan Wali Kota Tomohon, Jimmy feidie Eman saat deklarasi tokoh agama se-Tomohon yang mendukung Jokowi sebagai Bapak Kerukunan Bangsa di Wale Syalom, Kolongan, Kamis (20/4).

"Pak Presiden dalam kebijakan selalu melibatkan tokoh agama dalam setiap pertemuan negara, lalu beliau aktif bersilaturahmi dengan tokoh agama," ujar Eman.

Sedikitnya ada delapan poin yang dijabarkan sehingga Jokowi pantas menyemat Bapak Kerukunan Bangsa. Hal ini, kata Eman, merupakan aspirasi dari tokoh agama se Tomohon, sebab itu Pemerintah akan mendukung langkah ini.

Aspirasi yang diungkap lewat deklrasi akan diteruskan ke Kementerian Agama. Diharapkan wacana ini akan benar diwujudkan.

Deklarasi itu dilakukan para tokoh agama lewat pernyataan sikap dan pembubuhan tanda tangan di baliho sepanjang kira-kira 3 meter.

Sedikitnya ada delapan poin pernyataan sikap, sehingga para tokoh agama kukuh Jokowi pantas disebut Bapak Kerukunan Bangsa.

Dalam deklarasi itu hadir Kapolda Sulut Irjen Bambang Waskito dan Kepala Kantor Kementerian Agama Sulut H Suleman. *

STORY HIGHLIGHTS
* Deklarasi tokoh agama se-Tomohon yang mendukung Jokowi sebagai Bapak Kerukunan Bangsa di Wale Syalom, Kolongan, Kamis (20/4).
* Presiden dalam kebijakan selalu melibatkan tokoh agama dalam setiap pertemuan negara

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help