TribunManado/

Jagoannya Menang, Pendukung Anies Shalat dan Langsung Meninggal

"Sore harinya ia sempat dikasih tahu kalau pasangan Anies-Sandi menang dalam hitungan cepat."

Jagoannya Menang, Pendukung Anies Shalat dan Langsung Meninggal
Youtube
Anies-Sandi sampaikan pidato 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -- Kabar duka datang di saat kubu cagub-cawagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno memenangkan Pilkada DKI Jakarta. Istri salah satu relawan pasangan tersebut meninggal setelah mendengar jagoan mereka terpilih menjadi pemimpin Jakarta 2017-2022.

Andi Sunir Hidayati (44) meninggal usai salat di RS BPP Semper, Jakarta Utara, pada Rabu (19/4/2017) sekitar pukul 18.45 setelah tahu calon dukungannya memenangkan perhitungan cepat di berbagai lembaga survei.

Andi Sunir Hidayati semasa hidup (Istimewa)
Andi Sunir Hidayati semasa hidup (Istimewa) 

Muslimin (46) sang suami sekaligus salah satu relawan Anies-Sandi mengatakan, pada pagi harinya sang istri sempat mencoblos di RT 14 RW 2 Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. Lalu siang harinya masuk kamar karena tidak enak badan.

"Sore harinya ia sempat dikasih tahu kalau pasangan Anies-Sandi menang dalam hitungan cepat, tetapi ia kemudian minta diantar ke rumah sakit. Dan setelah shalat, kemudian meninggal," kata lelaki yang akrab disapa Pak Miming tersebut kepada Tribunnews.com, Jumat (21/4/2017).

Sunir kemudian dimakamkan pada pagi harinya, Kamis (20/4/2017).

Miming mengakui, istrinya yang telah memberikannya empat anak tersebut dalam beberapa bulan terakhir memang sering mengeluh. Sejak melahirkan putra keempat, jelasnya, Sunir sering mengeluh sakit.

"Pernah suatu ketiga badannya serta matanya berwarna kuning, saat diperiksa normal-normal saja. Lalu saat diperiksa lagi katanya terkena kanker ovarium stadium 3C, tetapi saat akan disedot ternyata tidak ada cairannya. Saya juga mikir kalau sudah stadium 3C kok baru ketahuan, padahal sering cek kesehatan," ujarnya.

Apakah karena guna-guna? Miming juga menyatakan tidak tahu. Kini ia hanya bisa merelakan kepergian sang istri. "Kami sekeluarga sudah ikhlas karena semua sudah ada yang mengatur," ujarnya.

Miming mengenang saat istrinya masih hidup selalu mendukungnya saat menjadi relawan Anies-Sandi. Keinginannya agar sang suami menjadi relawan cabug nomor 3 karena menganggap masyarakat yang hampir terpecah.

"Kami hanya ingin menjaga NKRI saja. Jadi kami bekerja keras untuk memenangkan Pak Anies Baswedan," ujarnya.

Sementara tetangga Miming, Eddy Keswoyo menyatakan kekagetannya atas meninggalnya Sunir.Baik Muslimin dan Sunir menurutnya, adalah pasangan yang baik dan terbuka.

Beberapa hari lalu ia sempat bertemu dengan mereka dan sempat ngobrol. Eddy menjelaskan, Sunir orangnya pantang menyerah menyuarakan agar warga memilih Anies.

"Yang membahagiakan adalah beliau sempat mencoblos dan tahu kalau jagoannya terpilih jadi Gubernur," ujar Eddy.

Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help