Duuuh Jorok Banget Kelakuan Turis Indonesia di Jepang, Jadi Pergunjingan di Facebook

Curhatannya itu ia tulis di status jejaring sosial Facebook hingga akhirnya menjadi perbincangan banyak orang.

Duuuh Jorok Banget Kelakuan Turis Indonesia di Jepang, Jadi Pergunjingan di Facebook
FACEBOOK/KOLASE
Unggahan Tyas Palar 

Tak jauh dari tempat mereka duduk, ada segerombolan turis Indonesia yang juga sedang menyantap makanan.

Sekilas memang tak ada yang aneh dengan kegiatan itu.

Namun, setelah gerombolan turis Indonesia itu pergi, Tyas dikagetkan dengan meja dan sampah yang berserakan.

"Salah satu rombongan turis Indonesia itu telah pergi, menyisakan meja yang berantakan seperti yang saya foto. Bukannya membuang sampah sendiri ke meja makan dan mengembalikan baki ke restoran awal seperti seharusnya. Mungkin mereka berpikir ini seperti di Indonesia, akan ada pelayan atau petugas yang membersihkan. Padahal tidak ada," ujarnya.

Perlu diketahui bahwa adab makan di Jepang pada umumnya pelanggan membersihkan dan membuang sampahnya sendiri terutama restoran cepat saji.

Tak hanya itu, pembeli juga diharuskan mengembalikan perkakas makanan termasuk baki, mangkuk dan gelas.

Berbeda dengan di Indonesia yang memiliki petugas untuk membersihkan sisa makanan, di Jepang mereka tak menerapkan hal itu ke seluruh restoran.

Hingga lebih dari setengah jam Tyas dan ibundanya meninggalkan tempat tersebut, meja yang berantakan tak juga ada yang membersihkan.

Yang lebih disayangkan lagi, posisi meja tersebut hanya berjarak beberapa meter saja dari tempat sampah.

"Dan perhatikan deh.. rombongan turis ini bahkan tidak merapikan peralatan makan bekas dan sampah mereka ke atas baki. Teman saya, seorang mahasiswi Indonesia yang belajar di Jepang dan bekerja sambilan sebagai pramusaji, mengeluh: "Yang seperti ini paling merepotkan, bikin lama, karena pelayan harus membereskan dulu ke atas baki." Calon orang yang duduk berikutnya juga kesulitan untuk sekedar meminggirkan saja baki-baki tersebut, karena kalaupun baki dipinggirkan, tetap ada sampah yang bertebaran di atas meja. Walhasil, meja-meja itu tidak digunakan orang sampai saya dan ibu pergi," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help