TribunManado/

Massa Sempat Lari Bawa Pentungan, "Jangan Terprovokasi, Jangan Mau Diadu Domba"

Padahal sebelumnya, massa yang mengenakan baju serba putih hendak meninggalkan gedung Kementerian Pertanian.

Massa Sempat Lari Bawa Pentungan,
Tribunnews.com

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keribuan terjadi di depan Gedung Kementrian Pertanian, usai sidang penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahja Purnama atau Ahok digelar, Kamis (20/4/2017).

Pantauan Tribunnews, massa GNPF-MUI bergerak mendekat kearah barikade polisi yang berjaga di depan Gedung Kementrian Pertanian, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan.

Padahal sebelumnya, massa yang mengenakan baju serba putih hendak meninggalkan gedung Kementerian Pertanian.

Namun, tiba-tiba dari arah Ragunan, massa yang didominasi kaum pria ini langsung berlari kearah depan Kementerian Pertanian.

Massa berlari membawa tongkat dan sambil mengucap takbir.

Sambil berseru, mobil komando yang berada didekat massa terus menyerukan agar tidak terprovokasi.

"Hati-hati provokasi. Kita sedang diadu domba," ucap salah satu massa dari mobil komando.

Pria lainnya pun berteriak agar segera mencari orang yang menjadi dalang keributan kecil tersebut.

"Cari orang yang provokasi. Jangan mau diadu domba," ucap Pria lainnya.

Salah seorang pria pun terlihat dibawa oleh massa lainnya menuju arah Rangunan.

Tak lama berselang, massa aksi meninggalkan gedung Kementrian Pertanian menuju arah Ragunan.

Belum diketahui apa penyebab keributan terjadi di antara massa pendemo dengan pihak kepolisian.

Sebelumnya, Ahok dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Editor: Ribut_Raharja
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help