TribunManado/

'Beg-packers', Mengemis Untuk Mendanai Perjalanan Keliling Dunia. Tren Baru untuk Traveling?

Ada beberapa alasan dalam hidup mengapa orang mungkin perlu mengemis di jalan.

'Beg-packers', Mengemis Untuk Mendanai Perjalanan Keliling Dunia. Tren Baru untuk Traveling?
METRO.CO.UK
Beg-packers, mengemis untuk meminta orang mendanai perjalanan mereka. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada beberapa alasan dalam hidup mengapa orang mungkin perlu mengemis di jalan.

Apakah itu sakit, miskin, atau bahkan hanya membutuhkan dana untuk bertahan hidup.

Namun beberapa orang menjadi pengemis untuk alasan yang 'tidak sopan'.

Dikutip dari Metro.co.uk, Rabu (12/4/2017), wisatawan di Asia Tenggara banyak yang mengemis untuk membiayai gaya hidup mereka. Bahkan ada yang mengemis dengan beberapa warga miskin di kawasan itu.

Backpackers barat, yang dicap sebagai 'beg-packers' di media sosial, memilih bernyanyi di jalanan dan bahkan menjual kartu pos sebagai upaya untuk mendanai perjalanan mereka.

Gambar yang diambil wisatawan menunjukkan para wisatawan memegang tanda yang 'halo teman-teman! Saya butuh uang untuk perjalanan dan saya berkeliling Asia tanpa uang. Dukung perjalanan saya'.

'Beg-packers' pertama kali muncul tahun 2016, ketika Maisarah Abu Samah dari Singapura mengunggah dua gambar wisatawan yang mengemis di Twitter.

"Ini pertama kalinya saya melihat sesuatu seperti ini dan menghentikan langkah saya," tulisnya.

Menurut dia, pertama-tama dia melihat banyak orang yang menjual pernak-pernik atau bermain musik di jalan di Singapuran karena ada aturan ketat yang mengatur kegiatan ini.

"Dan, jika anda kebetulan melihat PKL atau artis jalanan, mereka biasanya di pusat kota dan tidak di dekat halte bus kelas yang relatif menengah seperti ini," kata dia.

Belum lama ini, Khaling mengunggah sebuah gambar yang menunjukkan seorang wanita memegang 'tanda' di samping pasangannya yang mengamen.

"Orang-orang dari negara pertama meminta sumbangan dari negara kedua, ketiga, untuk membantu perjalanan mereka," kata dia.

Berbeda dengan jalan para 'beg-packers', ada website yang memungkinkan untuk membiayai perjalanan anda. Namanya Fund My Travel. Di situs ini, siapapun bisa mengkampanyekan keinginannya untuk berpetualang dengan mendandalkan donasi dari orang lain.(metro.co.uk)

Penulis: Rine_Araro
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help