Pemkot Kotamobagu Latih Pendamping Korban KDRT

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Senin (3/4) di Restoran Lembah Bening melatih pendamping korban Kekerasan Dalam Rumah Tangg

Pemkot Kotamobagu Latih Pendamping Korban KDRT
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi KDRT

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Senin (3/4) di Restoran Lembah Bening melatih pendamping korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Peserta kegiatan Training of Trainer (TOT) Sumber Daya Manusia terhadap pelayanan dan pendampingan KDRT ini berasal dari berbagai kalangan.

Diantaranya dari perangkat desa dan kelurahan, organisasi perempuan, LSM, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Dinas terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, dan dinas lain yang erat kaitannya dengan kegiatan ini.

Kepala DP3A Rafiqa Bora mengatakan pelatihan ini untuk menciptakan tenaga pendamping. 

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan tenaga pendamping. Tidak hanya pemerintah. Kasus ini adalah tanggung jawab kita bersama. Nah pada pelatihan ini kita latih bagaimana untuk mencegah dan menangani kasus KDRT," ujar Rafiqa.

Sejauh ini Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) DP3A sudah menangani sekitar 15 kasus.

Di 2017 kasus yang didampingi sudah sekitar lima. Untuk 2016 kebanyakan dari daerah tetangga sekitar lebih dari 10.

"Ini bukan meningkat kasusnya. Tetapi kesadaran masyarakat untuk melapor yang meningkat. Mereka sudah sadar bahwa hak mereka bisa dituntut," ujar Rafiqa. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help