Kalau Bicara Prestasi, Saya Lihat Tidak Ada Prestasi Ahok Itu

"Kalau Ahok merasa hebat merasa lebih super dibanding yang lain, banjir masih ada, macet juga ada."

Kalau Bicara Prestasi, Saya Lihat Tidak Ada Prestasi Ahok Itu
Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Ahok 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dianggap sebagai perusak tatanan sistem di Indonesia.

Tokoh muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, kehadiran Basuki dalam perpolitikan Indonesia merusak sistem tatanan nilai, hukum, perilaku dan sebagainya.

Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Ahmad Doli Kurnia
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso Ahmad Doli Kurnia

"Bayangkan saja Pemerintah kita berani melanggar Undang-Undang karena Ahok. Bahkan perilaku masyarakat kita jadi berubah. Sejak kapan sih masyarakat Indonesia begitu heboh sampai di medsos (media sosial) saing menghina soal agama? dulu tidak ada," kata Ahmad Doli Kurnia saat diskusi bertajuk 'Adu Program vs Kampanye Hitam' di Cikini, Jakarta, Sabtu (1/4/2017).

Walau Partai Golkar mendukung pasangan Basuki-Djarot Saiful Hidayat, Ahmad Doli Kurnia memutuskan untuk tidak ikut mendukung pasangan usungan PDI Perjuangan, Partai Golkar, Nasdem dan Hanura tersebut.

Ahmad Doli Kurnia menilai tidak ada alasan bagi dirinya untuk mendukung pasangan paslon Basuki-Djarot.

Walau demikian, Ahmad juga mengatakan bukan pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Kita semua setuju kita ingin pemimpin tegas. Tapi tegas itu tak mesti kasar. Kalau bicara prestasi, saya lihat tidak ada prestasi Ahok itu, kalau Ahok merasa hebat merasa lebih super dibanding yang lain, banjir masih ada, macet juga ada, gubernur DKI kalau merasa hebat, itu dalam beberapa bulan tidak banjir," kata Ahmad Doli Kurnia.

Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help