Di Sulawesi Utara, Warga Hingga Pejabat Jadi 'Pemangsa' Ular Piton

Peristiwa ular piton memangsa manusia di Sulawesi Barat menghebohkan. Di Sulut malah berbeda.

Di Sulawesi Utara, Warga Hingga Pejabat Jadi 'Pemangsa' Ular Piton
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Warga Watutumou Jaga 1 Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara dihebohkan dengan penemuan Ular Patola berukuran besar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LANGOWAN - Peristiwa ular piton memangsa manusia di Sulawesi Barat menghebohkan.

Justru sebaliknya di Sulawesi Utara. Manusia yang jadi 'predator' ular. Di bumi Nyiur Melambai ini ular piton dikonsumsi sebagai sajian spesial.

Daging ular piton atau tenar disebut patola ternyata punya banyak penggemar tak hanya di Sulut, bahkan datang dari manca negara.

Untuk memuas selera para penikmat daging ekstrem, ada rumah makan yang khusus mengolah kuliner ekstrem.
Satu di antara RM Barameji di Desa Walantakan, Langowan, Kabupaten Minahasa.

RM ini dikelola pasangan suami istri Om Jonly Sembel (54) dan Tante Mike Kila (51). Om Jo, sapaan akrab Jonly, sudah membuka RM ini sejak tahun 2001.

Sajian hidangannya khusus daging ekstrem, ular piton satu di antara kuliner spesialnya. Selain tikus hutan, kucing, anjing, kodok, dan kelelawar.

Jumat (31/3/) siang itu, Om Jo baru memperoleh suplai daging piton utuh seberat 48 kilogram. Ular sepanjang 6 meter itu dibawa dari Sulawesi Tenggara. Ular itu sudah mati sebuah luka besar terlihat menyilang di kepalanya.

Om Jo mengakui piton sangat laris di RM Barameji. Sehari-hari, daging ular dimasak bisa mencapai 20 kilogram. "Biasanya habis," kata Om Jo.

Memasaknya pun harus sesuai selera orang Minahasa. Kata Om Jo pling enak dimasak rica-rica. Rica-rica dimaksud yakni rasa pedas. Bumbunya terdiri dari rica, kunyit, lengkuas, serai, jahe, bawang batang, dan daun lemon.

Tante Mike mengungkapkan, pelanggannya tak hanya datang dari Sulut, bahkan ada orang bule khusus datang ingin mencicipi kuliner khas Minahasa ini.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved