TribunManado/

Stanlis Tewas Misterius di Kebun Woloan

Warga Woloan II lingkungan 7, Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon gempar.

Stanlis Tewas Misterius di Kebun Woloan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Warga Woloan II lingkungan 7, Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon gempar.

Stanlis Loucius Ngala (55) seorang petani asal Woloan ditemukan tak bernyawa di kebunnya, Rabu (29/3) pagi.

Kematian mendadak Stanlis disampaikan langsung oleh Karolina Pondaag sang istri yang menemukan korban dalam keadaan terkapar di pondok kebunnya.

Karolina yang menemukan suaminya cepat-cepat meminta tolong ke warga. Puluhan warga pun berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Namun tanda-tanda kehidupan tak nampak dari tubuh Stanlis.

Kematian korban tak disangka dan misterius. Tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh. Sang istri menduga korban meninggal wajar karena sakit, apalagi Stanlis diketahui punya riwayat sakit stroke dan darah tinggi.

Atas pertimbangan itu, Sang Istri menolak upaya autopsi Kepolisian untuk menemukan penyebab kematian Stanlis.

"Ada surat penyataan dari Keluarga untuk menolak autopsi," kata Inspektur Dua Johny Kreysen, Kasubag Humas Polres Tomohon.

Meski punya riwayat sakit serius, kata Sang Istri, suaminya itu sosok yang rajin. Sebelum ditemukan tak bernyawa, pagi hari sekitar pukul 05:30 WITA Stanlis sudah bertolak ke kebun.

Niatnya memanen buang pisang yang sudah matang untuk mengisi kebutuhan dapur rumahnya.

Jelang siang, Sang istri pun menyusul ke kebun. Namun, Ia malah menemukan suaminya terlentang di tanah di dalam pondok kebun.

Usai meminta bantuan warga, Tubuh Stanlis di bawa ke rumah kediaman. Polisi pun hendak menyelidiki kematian korban, kemudian mengundang Dokter puskesmas untuk melakukan visum luar.

"Dari pemeriksaan itu tak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Kreysen.

Penyelidikan pun berakhir, kematian Stanlis tetap misterius. apalagi polisi sudah mengantongi surat pernyataan penolakan autopsi yang seharusnya menerangkan penyebab kematian korban. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help