TribunManado/

Garuda Jajaki Penerbangan ke Tiongkok

Garuda Indonesia membuka penerbangan ke Tiongkok. Hal ini karena banyaknya wisatawan dari negara tersebut yang datang ke Sulawesi Utara (Sulut)

Garuda Jajaki Penerbangan ke Tiongkok
flightsnation.com
maskapai garuda indonesia 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Garuda Indonesia membuka penerbangan ke Tiongkok. Hal ini karena banyaknya wisatawan dari negara tersebut yang datang ke Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Manado.

"Kami akan jajaki penerbangan Manado ke Tiongkok melalui Manado," ujar General Manager Garuda Indonesia Branch Office Manado Donald Jerry.

Menurut dia, penerbangan ke Tiongkok memang potensial untuk dikembangkan. Oleh karena itu pihaknya sedang melakukan penjajakan untuk pembukaan rute tersebut. selain itu, pihaknya juga melakukan berbagai persiapan, sehingga bisa berjalan dengan baik.

Apalagi penerbangan tersebut rencananya akan dilakukan reguler. Sehingga diharapkan bisa memajukan Sulut, terutama sektor pariwisatanya.

Namun demikian sebelum pembukaan tersebut pihaknya akan menghubungkan dulu konektivitas intra Sulawesi, yaitu membuka rute dari Manado ke berbagai kota yang di pulau Sulawesi dan sekitarnya. sehingga nantinya jika ingin ke Tiongkok tak perlu ke Jakarta. "Sehingga kedepannya Manado bisa menjadi hub," katanya.

Dalam penerbangan, Garuda Indonesia selalu menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang.Hal itu sudah menjadi prioritas utama. Selain itu, Garuda Indonesia memiliki komitmen tinggi terhadap service (layanan) dan safety (keamanan) di tengah persaingan maskapai.

Pada tanggal 5 Maret 2014, Garuda Indonesia bergabung dengan aliansi SkyTeam sebagai anggota yang ke 20.

Terpisah, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero), Nugroho Jati mengungkapkan selalu siap jika ada maskapai yang membuka rute baru dari Manado menuju keberbagai kota di Indonesia, maupun rute internasional.

Secara global, menurut Jati industri penerbangan masih akan menunjukkan pertumbuhan yang atraktif. "Market di Indonesia masih menjanjikan, terutama didukung beberapa faktor yakni pertambahan jumlah penumpang, pertumbuhan ekonomi, populasi, dan letak geografisnya," ungkapnya.

Konektivitas masih menjadi kunci, dimana kemudahan perpindahan orang dan barang merupakan komoditas untuk era serba cepat seperti saat ini. Data dari IATA bahkan menyebut sektor pariwisata melalui transportasi udara, secara global diperkirakan tumbuh sebesar 5,1 persen menjadi 681 miliar dollar AS di Tahun 2017 ini. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help