TribunManado/

Waspada, Cuaca Ekstrem Sering Terjadi, Sulut Masuk Musim Pancaroba

Cuaca ekstrem sering terjadi pada musim pancaroba. Itu menandai perubahan dari musim hujan ke musim kemarau.

Waspada, Cuaca Ekstrem Sering Terjadi, Sulut Masuk Musim Pancaroba
FACEBOOK/Fentje Barauntu
Sejumlah wilayah di Manado terendam banjir, Senin siang (20/3/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Cuaca ekstrem sering terjadi pada musim pancaroba. Itu menandai perubahan dari musim hujan ke musim kemarau.

Itu dikatakan Asep Hendrawan, kepala seksi observasi klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Manado, Senin (20/3) saat dihubungi Tribun Manado. Menurutnya Januari dan Februari merupakan puncak musim hujan.

"Maret itu pancaroba bersama April. Juni awal musim kemarau," katanya.

Hasil pemantauan di Paal 4 curah hujan mencapai 130 mm. Untuk data kelurahan lain menurutnya masih berada di kantor.

"Ada perubahan pola angin. Dominannya dari Utara," katanya.

Angin dari Asia katanya membuat cuaca menjadi agak ekstrim. Tekanan udara menjadi rendah sehingga angin menuju ke situ.

"Dalam satu dua hari ini kami akan mengumumkan. Di situ akan disebutkan perkiraan cuaca," ujarnya.

Ia meminta warga waspada. Hujan akan terjadi sporadis.

"Dalam dua jam jam saja curah hujan bisa tinggi. Semua lebih dari seratus mm," katanya. (dma)

Penulis: David_Manewus
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help