Abrasi di Pantai Alar Amurang, Jalan Nyaris Putus

Dulu jalan belum tergerus. Namun sekarang sebagian badan jalan sudah hilang. Sehingga sangat sulit dilewati kendaraan roda empat

Abrasi di Pantai Alar Amurang, Jalan Nyaris Putus
TRIBUNMANADO/FIONALOIS WATANIA
Pantai Alar. 

Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Rencana pembangunan proyek pengaman pantai yang dilakukan setiap tahun atau Multi Years disepanjang Boulevard Minsel oleh Pemerintah Provinsi dan Balai Jalan masih belum kunjung dilanjutkan.

Hal ini mendapat perhatian dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Franky Jirro Lelengboto. "Pengaman pantai tahun lalu belum dibangun kembali. Tahun ini rupanya juga tidak," katanya.

Untuk itu dia berharap agar Provinsi dapat melanjutkan proyek yang dibangun sejak 2013 dan dianggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bisa segera diperhatikan oleh pemerintah. Mengingat sebagian jalan pantai alar nyaris putus akibat abrasi.

"Kalau tidak salah anggarannya mencapai Rp100 M dan dibangun hingga Kecamatan Tatapaan. Harap segera kembali dibangun karena dampak abrasi membuat akses jalan umum rusak," ujar pria yang biasa disapa Frato ini.

Lanjut Frato agar Dinas terkait dalam hal ini Dinas PU Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dapat berkoordinasi langsung dengan Provinsi sebelum dampak abrasi semakin parah.

Pantauan Tribun Manado, Selasa (20/3), jalan yang dibangun di pinggir pantai dalam kondisi rusak parah.Ada satu titik jalan yang tergerus cukup parah.

Sebagian badan jalan nyaris putus. Jalan dengan lebar sekitar satu meter ini kini hanya tersisa setengah badan jalan saja yang masih bisa dilewati oleh kendaraan roda empat dan dua meskipun cukup sempit.

Panjang jalan yang tergerus sekitar tiga meter. Pengendara melintas dengan perlahan jika melewati jalan tersebut.

Sayangnya tidak ada imbauan untuk memperingatkan para pengendara agar lebih berhati-hati. Yang ada hanyalah dua kayu yang diletakkan tepat di pinggir lengkap dengan karung di bagian atas. Tak hanya satu titik, abrasi juga dapat mengancam badan jalan yang lain di sepanjang Pantai Alar.

Menurut Jufri Sarayar, pengendara yang sering melintas, sebelumnya dampak abrasi pantai tidak terlalu terasa, namun semenjak awal Januari dengan kondisi cuaca ekstrem yang melanda Minsel, memperparah kondisi jalan.

"Dulu jalan belum tergerus. Namun sekarang sebagian badan jalan sudah hilang. Sehingga sangat sulit dilewati kendaraan roda empat. Harus hati-hati jika tidak masuk ke lubang," katanya.

Dia berharap agar pemerintah segera memperhatikan kondisi jalan Pantai Alar sebelum semakin parah bahkan putus. "Minimal pemerintah melalui dinas terkait memberikan imbauan berupa tanda yang bisa dibaca pengendara sehingga tidak ada korban kecelakaan akibat jalan ini," ujarnya. (tiw)

Penulis: Fionalois Watania
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help