TribunManado/

Kementan Kembangkan Jagung dan Beras di Minahasa

Kementerian Pertanian RI menyatakan siap membantu pemerintah daerah untuk mengembangkan produksi jagung dan beras.

Kementan Kembangkan Jagung dan Beras di Minahasa
tribun manado
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menanam jagung di Papakelan, Tondano, Jumat (17/3/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kementerian Pertanian RI menyatakan siap membantu pemerintah daerah untuk mengembangkan produksi jagung dan beras melalui bantuan dan pendampingan kepada petani.

Demikian disampaikan Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI Sumarjo Irianto saat menghadiri gerakan penanaman jagung dalam rangka menunjang program OD-SK di Papakelan, Tondano Timur, Minahasa, Jumat (17/3).

Kegiatan itu dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Sekprov Edwin Silangen, Bupati Minahasa Jantje Sajow, Sekda Minahasa Jeffry Korengkeng, Kepala Dinas Pertanian Sulut Arie Bororing, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Subhan Torar, Kasdam 13 Merdeka Brigjen Santos GM, Dandim 1302 Minahasa Letnan Kolonel Infanteri Nixon Purnama, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair, Kepala Kejaksaan Negeri Tondano Saptana Setyabudi.

Pada kesempatan itu, mereka menanam jagung di lahan kosong menggunakan peralatan modern, juga melihat proses penanaman padi menggunakan mesin.

Sumarjo mengatakan, saat ini bahwa Kementan mendukung untuk pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman jagung dan padi. "Seluas apapun itu tidak ada batasannya, para petani kita akan berikan bantuan bibit padi dan jagung, semampunya dikerjakan," jelas dia.

Terpenting, menurutnya, kemauan dan kerja keras. "Pemerintah pusat membantu pemerintah daerah, pada, alat, mesin tanam dan mesin panen kita akan berikan," jelas dia.

Ia menjelaskan, pemerintah Indonesia juga akan membuka ekspor hasil pertanian di Minahasa. "Ekspor kita buka seluasnya impor kita tutup semuanya, setelah kita penuhi kebutuhan sendiri," ujar dia.

Pemerintah juga akan membantu petani untuk membuka pasar hingga ke dunia untuk memasarkan hasil pertanian mereka khususnya jagung dan beras.

Sementara Gubernur Olly menjelaskan, upaya ini untuk memanfaatkan semua lahan. "Tergantung yang mau kita berikan bantuan semuanya mulai dari bibit, pupuk sampai peralatannya," jelas dia.

Selain itu, menurutnya, nanti akan dibangun alat pengering dan silo, supaya petani bisa menyimpan hasil panennya.

Terkait masalah banyaknya lahan produktif yang bersih fungsi menjadi perumahan menurutnya wajar saja dan masih banyak lahan kosong yang belum dimanfaatkan.

"Makanya kita kerjasama dengan TNI mereka yang akan mencari lahan kosong dan melaporkannya kepada kami untuk dikelola menjadi lahan produktif, lahan kosong kita masih banyak," ujar dia. *

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help